Friday, 23 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Dalam Debat Presiden Kemarin, Jokowi "Bongkar" Prabowo Tidak Percaya Lagi Dengan TNI

Indah Pratiwi Budi - 02/04/2019 16:39

Beritacenter.COM - Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengakui kekuatan TNI yang dimiliki bangsa Indonesia. Menurutnya, kekuatan dan pembangunan TNI sangat nyata. Hal itu menanggapi pernyataan rivalnya capres nomor urut 02 Paabowo Subianto yang menyebut tak percaya kepada TNI.

Prabowo sebelumnya menyinggung soal anggaran pertahanan dalam APBN. Menurut Prabowo, capres petahana di-briefing kurang tepat lantaran hanya 5 persen dari APBN Indonesia atau 0,8 persen dari Gross Domestic Product (GDP) untuk pertahanan.

Prabowo pun membandingkan dengan Singapura. Menurut Prabowo, Singapura menganggarkan 30 persen atau 3 persen dari GDP untuk pertahanan.

Prabowo juga menyebut di TNI ada budaya ‘ABS’ atau ‘asal bapak senang’. Sebab, Prabowo menilai laporan yang diterima Jokowi dari bawahannya tidak sesuai dengan kenyataan.

Baca Juga :

“Saya melihat Pak Prabowo tidak percaya pada TNI kita,” ujar Jokowi di atas panggung debat di Shangri-La Hotel, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Jokowi menjelaskan, selama ini melihat langsung bagaimana pembangunan Armada 3 yang diperintahkannya berlangsung. Kekuatan pertahanan TNI, disebut Jokowi, mampu mendeteksi serangan dari berbagai bidang.

“Saya yang sipil, saya sangat percaya pada TNI yang kita miliki karena misalnya saya di Natuna, saya lihat sendiri dibangun, saya cek di Sorong, ada barangnya,” kata Jokowi.

Namun yang paling penting, lanjut Jokowi, karena masih kurangnya anggaran pertahanan, maka membuat investasi di bidang alutsista atau tidak belanja. Menurutnya, setiap anggaran di Kemenhan dibangun untuk industri alutsista seperti tank.

“Tank Harimau, Kapal Selam hasil kerja sama yang diberi nama Dadali. Investasi pertahanan terus dilakukan,” tegas Jokowi.

Dari penjelasan Jokowi menggambarkan bahwa dirinya lebih paham mengenai TNI ketimbang Prabowo. Dapat dikatakan bahwa JOkwi lebih TNI daripada Prabowo yang jelas-jelas tidak percaya kepada TNI.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA