Friday, 13 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

Serunya Pedagang Pasar Tradisional di Jombang Bergoyang Jempol Jokowi Gas Pol

Flash mob goyang jempol ini bentuk dukungan ke Pak Jokowi melalui kesenian

Aisyah Isyana - 01/04/2019 13:56

Beritacenter.COM - Belakangan ini, goyang jempol kian familiar di kalangan masyarakat di Jombang. Baru baru, puluhan pedangan di pasar tradisional pun tampak ikut bergoyang kala lagu Goyang Jempol Jokowi Gas Pol diputar.

Kejadian itu terjadi di pasar tradisional Peterongan, Jombang pagi tadi. Puluhan emak-emak dan bapak-bapak tampak kompak bergoyang di halaman pasar. Mereka tampak asik bergoyang mengikuti irama lagu Goyang Jempol Jokowi Gas Pol yang terdengar di sound system.

Goyangan para pedangan dan pembeli di pasar ini sangat khas dan dominan mengacungkan dua jempol tangan. Matahari yang belum terik, membuat gerakan goyang jempol tampak energik dilakukan masyarakat hingga keringat mengucur bak orang selesai bersenam.

Afifah (53), salah seorang peserta goyang jempol mengaku dirinya datang ke Pasar Peterongan awalnya untuk belanja kebutuhan warung nasi dirumahnya. Namun, setelah melihat banyak orang bergoyang jempol, Afifah pun mengaku reflek ikut bergabung.

"Saya ikut bergoyang karena seru. Yang membuat seru ya jempolnya Jokowi itu," kata Afifah yang mengaku sudah tiga kali ikut goyang jempol, Senin (1/4/2019).

Aksi goyang jempol yang belakangan fenomenal ini rupanya digawangi para relawan Jokowi yang tergabung dalam Forum Jombang Guyup (FJG). Mereka bekerjasama dengan para penggiat teater dan seni di Kota Santri tersebut.

Dikatakan Wakil Ketua FJG Tito Kadar Isman, aksi flash mob di pasar tradisional itu digelar untuk membumikan goyang jempol Jokowi di Kabupaten Jombang. Tito mengatakan, goyang jempol melambangkan kekuatan, kesolidan, serta kerjasama yang tinggi para kawula muda untuk mengajak masyarakat mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Flash mob goyang jempol ini bentuk dukungan ke Pak Jokowi melalui kesenian," imbuhnya.

Menurutnya, aksi goyang jempol Jokowi juga digelar di 21 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jombang selama 10 hari kedepan. Sekitar 45 relawan dan penggiat seni turut terlibat di acara flash mob goyang jempol yang saat ini digelar di Pasar Citra Niaga, Pasar Peterongan dan Pasar Sumobito tersebut.

"Target kami mengajak masyarakat Jombang untuk menyukseskan Pilpres damai, Indonesia bersatu mendukung Pak Jokowi, serta NKRI Pancasila harga mati," tambahnya.

Sementara itu, penggiat Seni Teater dan Karawitan Jombang Khoirul Hasyim mengatakan flash mob goyang jempol merupakan wujud rasa cinta tanah air para penggiat seni di Kota Santri. Menurut dia, aksi ini sekaligus menjadi bukti keinginan para pegiat seni memilih pemimpin yang baik untuk 5 tahun ke depan.

"Kami memutuskan memilih Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang baik. Harapan kami masyarakat dan generasi muda sadar politik untuk bisa menentukan pilihan saat Pilpres nanti dan tidak lupa memilih nomor 1," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA