Sunday, 26 Jan 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Melawan dan Berupaya Kabur, Rampok Sadis di Makassar Cicipi Timah Panas Polisi

Aisyah Isyana - 01/04/2019 11:21

Beritacenter.COM - Rampok sadis berinisial QD (18) di Makassar, berhasil diringkus polisi. Pelaku terpaksa cicipi timah panas polisi lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap. Pemuda pelaku begal ini diringkus polisi usai beraksi dengan bersenjatakan parang.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Panakukang. Pelaku diringkus polisi sekira pukul 01.00 WITA, usai petugas mendapat informasi terkait keberadaan pelaku di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Baca juga :

"Mendapatkan informasi dari Informen bahwa pelaku sedang berada di rumahnya di Jalan Urip Sumoharjo, sehingga anggota bergerak cepat kerumahnya dan berhasil mengamankannya serta di lakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti handphone milik korban," kata Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius, di Makassar, Senin (01/04/2019).

Setelah berhasil ditangkap, pelaku mencoba melawan dan berupaya kabur dari petugas saat hendak dilakukan pengembangan. Alhasil, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas.

"Melakukan pengembangan Penunjukan dan pencarian rekan pelaku lainnya namun pada saat melakukan pengembangan pelaku mencoba melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri. Anggota memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali namun pelaku tidak menghiraukannya dilakukan tindakan tegas terukur dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas," jelasnya.

Arten menambahkan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama pada 2014 lalu dan baru menghirup udara segar 3 bulan lalu. Pelaku sempat menewaskan korbannya pada 2014 silam. Guna pemeriksaan lebih lanjut, pelaku saat ini digiring ke Posko Timsus Polda Sulsel guna dilakukannya penyelidikan.

"Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang dikenal sadis dan tidak segan melukai korbannya apabila korban mencoba mempertahankan barangnya dan telah menjalani vonis pengadilan 4 tahun penjara dikarenakan korbannya meninggal dunia pada tahun 2014 dan baru menghirup udara bebas kurang lebih 3 bulan terakhir," tutupnya.




Berita Lainnya

Pelaku Begal Warteg Ditangkap Polisi

25/01/2020 07:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA