Wednesday, 24 Jul 2019
Temukan Kami di :
News

Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf 'Remaja' Luncurkan Call Center Tangkal Hoax

Aisyah Isyana - 27/03/2019 19:55

Beritacenter.COM - Call center untuk menangkal hoax dan fitnah diluncurkan oleh Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf Amin (Remaja). Call center itu juga akan menjelaskan program capres dan cawapres nomor urut 01. Peluncuran Call Center itu mendapat apresiasi dari cawapres Ma'ruf Amin.

Adapun peluncuran Remaja Call Center itu dilakukan disela-sela kampanye politik Ma'ruf Amin di Wonosobo, Jawa Tengah. Hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua Remaja Syaikha Aulia, Sekjen Remaja Dhika Yudhistira, dan beberapa anggota Remaja lainnya.

Baca juga :

Sekjen Remaja Dhika Yudhistira mengatakan, Remaja Call Center merupakan salah satu wadah untuk mengklarifikasi hoax. Diharapkan Call Center ini dapat menjadi sarana untuk mensosialisasikan visi-misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi ketika masyarakat yang ingin lebih tahu soal visi misi program dan lain-lain, itu bisa menghubungi call center 0811-9704-111 atau juga 0819-5333-110," ujar Dhika di Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).

Dhika mengatakan, penyebaran hoax begitu masif terjadi menjelang Pilpres 2019, sehingga Remaja membentuk layanan call center. Menurutnya, layanan call center itu juga bisa menampung aduan dari masyarakat terkait Pemilu 2019.

"Ini juga untuk menampung agar masyarakat bisa menguji ini hoaks atau bukan. Dan kita siap menampung pengaduan," kata Dhika.

Cawapres Ma'ruf Amin mengapresiasi hadirinya Remaja Call Center. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu berharap call center mampu menangkal hoax dan menyukseskan pesta demokrasi 17 April mendatang.

"Sehingga masalah-masalah yang terjadi bisa ditampung di call center. Untuk kemudian ditangani, diteruskan, atau kalau perlu dilaporkan sehingga penanganan terhadap masalah-masalah yang terjadi di Pilpres 2019 bisa ditangani dengan baik dan efektif," ucap Ma'ruf.

Ma'ruf berharap call center gencar melakukan upaya-upaya untuk menangkal fitnah dan hoax. Menurutnya, upaya itu sangat efektif bagi kalangan remaja.

"Biasanya remaja lebih percaya dengan remaja. Karena itu remaja harus aktif untuk berkomunikasi dengan kalangan remaja biasanya mereka lebih percaya," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA