Monday, 17 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Diserang Isu Tak Netral, Humas Polri Bantah Lakukan Pemetaan

Indah Pratiwi - 27/03/2019 09:06

Beritacenter.COM - Polisi Republik Indonesia(Polri) dituding melakukan pemetaan dukungan masyarakat terhadap kandidat calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019. Pemetaan dukungan itu langsung disampaikan Direktur Kantor Hukum dan HAM Loktaru Haris Azhar.

Menanggapi tudingan itu, Kabiro Penerangan Umum Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa pihaknya membantah adanya aktivitas tersebut. Polri menegaskan jajarannya akan menjunjung tinggi netralitas dalam Pilpres 2019.

"Tidak ada info-info tersebut," kata Dedi kepada awak media, Rabu (27/3/2019).

Dia menegaskan, seluruh jajaran Polri akan bertindak netral dalam Pemilihan Umum 2019. Hal ini sesuai perintah yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sesuai dengan UU 2 Tahun 2002 Pasal 28.

"Polri harus netral atau menjaga netralitas dalam kontestasi pemilu. Hal tersebut sudah ditekankan melalui SE, TR Kadiv Propam, dan TR langsung dari Kapolri ke seluruh jajaran untuk dipedomani," beber Dedi.

Apabila ada yang melanggar, kata dia, maka sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku baik oleh Propam, Polres, Polda atau Mabes Polri.

"Akan ditindak tegas sesuai ketentuan," tegas mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.

Sebelumnya, Loktaru Haris Azhar yang merupakan Direktur Kantor Hukum dan HAM, menyatakan adanya pemetaan dukungan capres-cawapres oleh polisi di sejumlah wilayah Indonesia.

"Jadi mereka punya data daerah, jumlah orang yang mendukung (paslon) 01, 02 itu berapa," ujarnya kepada awak media.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA