Tuesday, 21 May 2019
Temukan Kami di :
Politik

Ma'ruf Amin Sebut Hanya Orang Beloon yang Percaya Jokowi Larang Azan

Fani Fadillah - 26/03/2019 03:25

Beritacenter.COM - Berbagai tudingan miring terus dihadapi oleh capres Jokowi jelang Pilpres 2019, salah satunya soal Jokowi akan larang azan jika terpilih kembali jadi presiden. Menanggapi hal itu, cawapres Ma'ruf Amin menegaskan bahwa itu semua bohong.

"Kita menghadapi hoax, macam-macam. Katanya, kalau Pak Jokowi dan saya terpilih nanti, Kementerian Agama (Kemenag) akan dihapus, itu bohong. Katanya azan dilarang, itu bohong. Perzinaan dilegalkan, itu bohong," ujar Ma'ruf di depan warga Lebak, Banten, Senin (25/3/2019).

"Yang suka bikin was-was itu apa namanya? Nggak berani omong ya? Jurik itu namanya. Percaya tidak? Tidak. Tidak ada orang Lebak percaya. Yang percaya gitu-gitu cuma orang beloon, di Lebak tidak ada orang beloon," lanjut Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan, selama pemerintahan Jokowi, kabar itu tidak terbukti. Menurutnya, masyarakat sudah tidak percaya berita yang kerap menyudutkan calon presiden petahana tersebut.

"Sekarang saya tanya, presiden kita sekarang siapa? Kemenag dibubarkan apa tidak? Azan dilarang apa tidak? Perzinaan dilegalkan apa tidak? Kan itu jelas. Kok nggak paham-paham ente, kapan pahamnya? Sekarang sudah makin jelas, kita tidak boleh percaya fitnah, hoax," ucapnya.

Penegasan serupa disampaikan Jokowi saat berkampanye di Malang hari ini. Menurutnya, isu tersebut tidak masuk akal.

"Nanti kalau Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang akan ada larangan azan. Azan akan dilarang. (Ini) tidak masuk logika, tidak masuk nalar, tapi itu dari pintu ke pintu di media sosial. Negara ini adalah negara yang menurut agama, negara ini adalah negara yang bernilai-nilai agama, negara ini adalah yang menjunjung nilai budaya dan norma tata krama," ujar Jokowi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA