Monday, 21 Oct 2019
Temukan Kami di :
News

Terhitung Hari Ini, Joko Driyono Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Aisyah Isyana - 25/03/2019 18:05

Beritacenter.COM - Eks Plt Ketum PSSI, Joko Driyono, ditahan polisi terkait kasus dugaan perusakan barang bukti match fixing atau pengaturan skor. Pria yang karib disapa Jokdri ini akan mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya selama 20 hari sejak hari ini.

"Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya mulai 25 Maret sampai 13 April 2018, 20 hari ke depan," kata Kasatgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Baca juga :

Penahanan terhadap Jokdri berdasarkan hasil gelar perkara pukul 14.00 WIB siang tadi. Hendro mengatakan, penahanan Joko telah memenuhi syarat karena dia diduga melanggar pasal yang ancaman hukumannya 7 tahun masa kurungan.

"Ancaman 7 tahun penjara. Pencekalan 6 bulan dan belum habis, sehingga cukup lakukan penahanan," ujar Hendro.

Menurutnya, motif perusakan barang bukti yang dilakukan Joko adalah untuk mengaburkan proses penyidikan kasus match fixing. Setelah motif itu terungkap, polisi selanjutnya akan menggali lebih dalam terkait ada atau tidaknya peran Joko dalam pengaturan skor.

"(Motif perusakan barang bukti) untuk mengaburkan sehingga barang bukti yang kita butuhkan tidak ada. Sehingga kita tidak bisa gali lebih dalam pengaturan skor lain. Tapi sudah ada dari enam penahanan tersangka yang lain sebelumnya," jelas Hendro.

"Ada beberapa hal yang akan kita dalami terkait peran dalam pengaturan skor kasus lain. Sehingga ada upaya dia musnahkan dokumen yang dibutuhkan," sambung Hendro.

Jokdri dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA