Thursday, 23 Jan 2020
Temukan Kami di :
Politik

Perkuat Wilayah dan Targetkan Kemenangan Tebal, Jokowi-Ma'ruf Kampanye Terbuka di Banten

Aisyah Isyana - 24/03/2019 09:13

Beritacenter.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, akan menggelar kampanye terbuka atau rapat umum perdana di Serang, Banten, pada Minggu (23/3/2019) sore.

Provinsi Banten sendiri dipilih sebagai lokasi perdana karena Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ingin memperkuat suara dan basis dukungan terhadap pasangan ini. Selain itu, wilayah Banten sendiri merupakan daerah asal cawapres KH Ma'ruf Amin.

Baca juga :

"Ingin memperkuat wilayah Banten yang merupakan asal dari KH Ma'ruf Amin dan dalam basis kultural daerah-daerah ini kita bersama dengan Golkar yang menguasai medan. Sehingga dengan bekerja sama dengan partai koalisi kami akan semakin optimis dengan memberikan sentuhan pertama ini Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin akan menang tebal dan tentu saja diikuti oleh partai koalisi Indonesia Kerja lainnya," jelas Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto, di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Minggu (23/3).

Pada kampanye terbuka peradana hari ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin akan hadir bersama. Hasto mengatakan, kehadiran keduanya dalam kampanye perdana dinilai penting, terlebih pasca debat cawapres pekan lalu, Ma'ruf dinilai cukup mampu menjabarkan visi misi capresnya.

"Beliau menampilkan sosok yang mampu menjabarkan visi misi Pak Jokowi dengan bahasa-bahasa kekinian dan juga dengan ide yang brilian. Misalnya itu Opera House itu banyak ditangkap oleh kaum perempuan, anak-anak muda sehingga permintaan kampanye kepada KH Ma'ruf Amin pada kesempatan pertama ini begitu besar," jelas Sekjen PDIP ini.

Rencananya, Jokowi-Ma'ruf akan datang bersama saat kampanye terbuka perdana ini hingga penutupan nanti. Setelah kampanye terbuka perdana, Jokowi dan Ma'ruf akan memiliki agenda kampanye masing-masing.

"Tapi nanti akan diawali dengan gerak penutupan akan bersama lagi," ujarnya.

Hasto mengatakan, meski Jokowi kalah di Banten pada Pilpres 2014 lalu, saat ini wilayah Banten tak bisa lagi disebut sebagai lumbung suara Prabowo. Pasalnya, jelas Hasto, Jokowi sendiri cukup memberi perhatian besar untuk Banten sejak menjabat sebagai presiden.

"Karena zaman sudah berubah, apalagi kepemimpinan Pak Jokowi memberikan perhatian meskipun dulu di Banten kita kalah. Tapi dengan pembangunan yang masih di Banten, rakyat melihat ini kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah berbeda dengan Pak Prabowo, enam bulan dengan hoaks, dengan fitnah saja mereka hanya mampu menaikkan 4 persen," jelasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA