Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Sandiaga Uno Mirip Prabowo "Tak Akan Bisa Menjadi Pemimpin" Ini Buktinya...

Indah Pratiwi Budi - 22/03/2019 16:16

Beriacenter.COM - Siapa yang tidak kenal dengan nama Sandiaga Uno? namanya juga masuk dalam daftar orang paling kaya di Indonesia dan di Asia. Cawapres nomor urut 02 ini mempunyai jejak yang kurang bagus dalam memimpin.

Nama Sandi sempat membuat heboh setelah diterpa isu yang berkembang di tengah masyarakat, kekayaan sandi itu didapatkan dengan cara licik. salah satunya yang diungkapkan oleh seorang yang mengaku Ibu angkat Sandiaga Uno.

“Sandi terlalu pintar…(tapi) pinternya nggak enak… Licik ! dia kepengennya menang sendiri !” tegas Ibu Lily Soeryadjaya yang bernama asli Lily Anwar itu.

Tetapi kesuksesan Sandi tidak diikuti oleh sikap kepemimpinan yang baik, hal ini terungkap beberapa kali gagal menjadi pemimpin :

1. Pada tahun 2010 Sandiaga Uno pernah berniat untuk menjadi Ketua KADIN, namun dirinya gagal dan dicela oleh Aburizal Bakrie

“Elo gak bakalan jadi pemimpin. Garis tangan loe busuk !!!” demikianlah kira-kira celaan yang diucapkan Aburizal Bakrie kepada Sandiaga Uno saat itu.

Celaan Aburizal Bakrie tersebut membuat Sandiaga Uno dendam dan berambisi untuk menjadi pemimpin suata saat kelak

Baca Juga :

“Suatu saat gue jadi PEMIMPIN buat buktiin celaan Ical salah,” demikianlah kira-kira yang diucapkan Sandiaga Uno untuk memotivasi dirinya

2. Sandiaga Uno mulai melancarkan sejumlah operasi, dimana sebelum masuk dalam menteri zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Beliau juga sempat menjadi kandidat Bendahara Umum Partai Demokrat dan pada tahun 2012 Sandiaga Uno sempet masuk kandidat dalam cawagub DKI Jakarta yang mau dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi), namun saat itu nama Sandiaga Uno dicoret oleh Prabowo Subianto

3. Dengan modal pernah menjadi calon Ketua KADIN, meski akhirnya gagal, Sandiaga Uno terjun ke dunia politik, dimana awalnya Sandiaga Uno mau masuk ke Partai Demokrat dan menggantikan Nazarudin sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat, namun rencana tersebut gagal, karena saat itu Partai Demokrat babak belur dihajar dengan kasus korupsi yang menjebloskan sejumlah kadernya ke dalam penjara dan juga ketidaksenangan ibu suri Partai Demokrat kepada Sandiaga Uno saat itu

4. Setelah beberapa kali berbicara dari hati ke hati dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan juga setelah melakukan perenungan, dan serta berkonsultasi dengan keluarga, Sandiaga Uno memtuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra

“Saya sebetulnya komtemplasinya cukup dalam, bicara hati ke hati dengan Mas Prabowo. Untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, (saya) diajak partisipasi anak muda dan pegiat kewirausahaan,” ungkap Sandiaga Uno, sebagaimana dilansir news.detik.com (08/04/2015)

Meski demikian, ada fakta yang terungkap di balik bergabungnya Sandiaga Uno dengan Partai Gerindra tersebut, dimana jabatan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra diberikan kepada Sandiaga Uno tersebut sebagai kesepakatan awal Sandiaga Uno dengan Hasyim Djojohadikusumo (adik dari Prabowo Subianto) untuk membiaya Partai Gerindra, atau dengan kata lain, Sandiaga Uno dijadikan sebagai ATM nya Partai Gerindra.




Berita Lainnya

Sama Revisi UU KPK Saja Takut

13/09/2019 12:40 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA