Monday, 20 May 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Cabuli Bocah di Bawah Umur, Dua Pemuda di Aceh Terancam Hukuman Cambuk

Fani Fadillah - 22/03/2019 08:45

Beritacenter.COM - Polisi menangkap dua pemuda asal Kabupaten Bireun karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kedua pelaku diancam hukuman cambuk sebagaimana hukum jinayat yang berlaku di Aceh.

Kedua tersangka masing-masing berinisial FS (20) dan YF (21) keduanya warga Desa Pante Karya, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireun. Sedangkan korban keduanya masih berusia 15 tahun dan bertempat tinggal di Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Baca juga:

"Kejadian tersebut terjadi pada 4 Februari lalu dan kedua tersangka ditangkap pada 6 Maret," ungkap Kapolres Lhokseumawe AKBP. Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP. Indra T. Herlambang, Lhokseumawe, Aceh. Dilansir Antara, Kamis (21/3).

Hasil pemeriksaan menyebutkan, sebelumnya korban ditelepon oleh tersangka laki-laki yang suaranya mirip dengan suara temannya. Pelaku mengaku sebagai teman korban dan mengajak bertemu di jembatan di Kecamatan Sawang. Setelah korban dan temannya tiba di lokasi yang dimaksudkan, para korban bertemu dengan tersangka YF dan temannya FS.

Tersangka langsung menarik tangan korban untuk menjauh dari masing-masing teman korban dan langsung melakukan pelecehan seksual. FS melakukan pelecehan seksual terhadap Pb, dan FS melakukan pelecehan seksual terhadap Ay.

"Sampai akhirnya salah seorang korban mengatakan bahwa ada warga yang membawa senter, baru tersangka menghentikan aksinya dan melarikan diri," jelas Kasat Reskrim.

Setelah kejadian tersebut, korban terlihat syok dan akhirnya kedua orang tua korban membuat laporan ke polisi, dan Sat Reskrim Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan dan setelah melengkapi bukti permulaan dan selanjutnya dilakukan penangkapan.

"Penangkapan dilakukan di tempat yang berbeda. Untuk tersangka FS ditangkap di tempatnya bekerja di desanya. Sedangkan untuk YF ditangkap di tempatnya bekerja juga," tutur Indra Herlambang.

Kasat Reskrim menambahkan, ancaman hukuman kepada kedua tersangka adalah "uqubat" cambuk sebanyak 90 kali atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan. Hal itu sesuai dengan Pasal 47 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2004 tentang Hukum Jinayat.




Berita Lainnya

Jadi Bandar Judi Seorang Kakek Diciduk Polisi

20/05/2019 10:59 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA