Thursday, 18 Jul 2019
Temukan Kami di :
News

Seketika Dipecat Usai Hadiri Acara Jokowi, Nurullita Melapor ke Kemenaker

Kami mendampingi Ibu Lita, yang mana Ibu Lita ini menjadi korban perusahaannya karena hanya perbedaan pandangan politik, yaitu pemutusan hubungan kerja secara sepihak

Aisyah Isyana - 21/03/2019 15:41

Beritacenter.COM - Hanya karena berbeda pilihan di Pilpres 2019, Nurullita (40), karyawan sebuah perusahaan di bidang ekspor-impor kehilangan pekerjaannya alias dipecat. Nurullita yang tak terima dipecat begitu saja, melaporkan perusahaan itu ke Kementerian Ketenagakerjaan.

"Kami mendampingi Ibu Lita, yang mana Ibu Lita ini menjadi korban perusahaannya karena hanya perbedaan pandangan politik, yaitu pemutusan hubungan kerja secara sepihak," kata kuasa hukum Nurullita, Muhammad Rizki, di gedung Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

Baca juga :

Turut didampingi oleh Relawan Habib Relasi Jokowi (Harjo), Nurullita mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan. Tindakan perusahaan dalam memecat Nurullita dinilai telah melanggar kebebasan berpendapat yang diatur undang-undang.

"Yang paling penting Pasal 153 ayat 1, yang mana perusahaan tidak boleh melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak hanya karena perbedaan pandangan politik," kata Rizki.

Pemecatan terhadap Lita terjadi pada 25 Februari lalu. Sehari sebelum dipecat, Nurullita sempat menghadiri acara relawan bersama capres Joko Widodo di Sentul, Bogor. Nurullita juga sempat mengupload foto dan video terkait acara itu yang berujung membuatnya jadi bahan olok-olok rekan kerjanya di grup WhatsApp.

"Hari Minggu tanggal 24 Februari, saya mengunjungi di acaranya Bapak Jokowi, dalam perjalanan itu saya sudah mulai di-bully," ujar Nurullita.

Keesokan harinya, Nurullita langsung dipanggil dan diminta menandatangani surat pemberhentian. Atasannya juga menyinggung soal sikap Nurullita yang menghadiri acara relawan Joko Widodo.

"Hari Senin itu juga saya langsung dipecat dan saya menandatangani surat pemecatan tersebut. 'Kamu memilih Jokowi, tapi kamu mencari makan di sini, malu dong,' itu kalimat terakhir dia (atasan)," kata Nurullita menirukan ucapan atasannya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA