Sunday, 19 May 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Sandiaga Uno Cawapres Yang "Haus Kekuasaan" Terlibat Banyak Kasus, Ini Buktinya....

Indah Pratiwi Budi - 19/03/2019 12:33

Beritacenter.COM - Pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno mempunyai rekam jejak yang dinilai sangat jelek.

Banyak kalangan masyarkat yang bertanya-tanya, bagaimana negara ini akan di pimpin oleh orang yang mempunyai citra jelek ditengah masyarakat?

Inilah Sederet Kasus yang menyeret Sandiaga Uno :

1. Kasus Dewi Persik

Sandi pernah dikaitkan dengan peristiwa di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali pada Minggu (20/7) 2008 lalu. Saat itu Dewi Persik diketahui menghibur peserta Munas HIPMI dengan lantunan lagu-lagu dan goyangan yang aduhai.

Namun, di tengah keasyikan itu, seorang pengusaha menantangnya untuk menari dan melucuti pakaiannya. Pengusaha itu disebut-sebut adalah Sandiaga Uno, pemegang saham PT Adaro Energy Tbk yang juga Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya.

2. Kasus Panama Papers

Dari tiga ribu WNI yang menitipkan perusahaannya di Mossack salah satunya milik Sandiaga Uno, Orang terkaya Indonesia itu diduga menghindari ongkos pajak yang besar di Indonesia.

Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke 37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia Sandi menduduki posisi ke 85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 500 juta.

Sandiaga membenarkan bahwa PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, perusahaan yang ia pimpin sebelum terjun ke politik, memiliki sejumlah perusahaan offshore seperti yang disebutkan “Panama Papers”.

3. Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Sandiaga saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI ke Polda Metro Jaya, atas dugaan Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan tertuang di dalam nomor laporan LP/3356/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 27 Juni 2018.

Fransiska menjelaskan, kejadian ini bermula saat Sandiaga masih berkantor bersama Edward Seky Soeryadjaya di Jalan Teluk Betung. Edward menitipkan secara lisan kepada Sandi agar membantu mengurusi PT Japirex.

"Kemudian Sandi mengalih kan 40 persen saham PT Japirex dari JN alias John kepada dirinya pada 17 mei 2001. Akta notaris nomor 32, tanggal 22 November 2001 dan meliquidasi tanggal 11 Februari 2009, penjualan 2 sertifikat tanah tanggal 22 november 2012, kepada HIH alias HO, yang merupakan asset PT dengan luas 6.175 M2," bebernya.

4. kasus korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi

Sandiaga Uno mengatakan, dirinya dipanggil penyidik KPK terkait kasus korupsi dalam pekerjaan pembangunan rumah sakit pendidikan khususnya penyakit infeksi dan pariwisata Universitas Udayana 2009-2011.

"Hari ini memenuhi panggilan dari KPK mengenai posisi saya sebagai mantan komisaris di PT Nusa Konstruksi Engineering," ujar Sandiaga di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan Jakarta, Jumat (14/7/2017)




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA