Sunday, 18 Aug 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Simpati ke Korban Teror, Polisi Wanita Muslim di New Zealand: Aku Bangga Jadi Muslim

Fani Fadillah - 17/03/2019 14:22

Beritacenter.COM - Rasa sedih atas tragedi pembantaian Muslim di New Zealand masih dirasakan banyak orang tak terkecuali perwira polisi wanita muslim bernama Inspektur Naila Hassan. Hassan tak kuasa menahan tangis saat berpidato dalam acara yang didedikasikan untuk korban teror dua masjid di Cristchurch.

Baca juga:

Informasi dihimpun, Minggu (17/3), dalam video yang dibagikan North Shore, Rodney & West Auckland Police, perempuan berseragam polisi itu berbicara di pusat kota Auckland, Aotea Square. Hassan mengatakan bahwa dia bangga menjadi seorang muslim.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu," ujar Hassan mengawali pidatonya sembari terisak.

"Saya bangga menjadi muslim dan seorang pemimpin di Kepolisian Selandia Baru," lanjutnya.

Pesan dari kepolisian ini, kata Hassan, adalah untuk memastikan keselamatan warga Selandia Baru dan komunitas muslimnya.

"Saya tahu ini adalah momen yang sangat sangat menyedihkan bagi komunitas muslim kita khususnya, dan juga bagi semua orang di New Zealand dan seluruh dunia. Kami ingin meyakinkan semua orang bahwa kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan para korban serangan yang menghancurkan ini diperlakukan dengan sangat hormat," tutur Hassan.

Hassan juga mengatakan, saat ini telah ada peningkatan pengamanan polisi di sekitar masjid dan Islamic Center di New Zealand. Polisi juga bekerjasama dengan komunitas muslim dan pemimpin komunitas lainnya.

"Untuk memastikan keamanan semua komunitas di New Zealand. Jika kalian melihat ada hal yang mencurigakan, tolong segera laporkan dan telepon 111. Jangan ragu," katanya.

"Saya ingin komunitas muslim dan semua warga Christchurch untuk mengetahui bahwa kami berdiri bersama kalian, berduka bersama kalian. Kami polisi New Zealand akan melakukan apapun untuk mendukung kalian. InsyaAllah," ujar Hassan.

Sementara itu, menurut salah satu pemimpin muslim di Christchurch mengatakan bahwa apa yang dilakukan polisi, politikus dan Hassan adalah hal yang luar biasa. Ia berpesan kepada semua 'haters' bahwa aksi teror itu sama sekali tak membuat komunitasnya takut.

"Kamu (haters) tidak akan menakuti kami. Kami warga New Zealand akan berdiri bersama, dan jika ada orang yang dikucilkan itu adalah kamu haters. Kami akan merespons kebencian dengan cinta," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA