Friday, 19 Apr 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Tanggapan Presiden Donald Trump Terhadap Kejadian di Masjid Christhurch Selandia Baru

Diketahui jika dalam telepon tersebut, Ardern meminta kepada Trump untuk menunjukkan simpati kepada semua komunitas Muslim yang ada di dunia.

Sari Intan Putri - 16/03/2019 14:19

Beritacenter.COM - Selang beberapa jam setelah terjadinya serangan brutal terhadap dua masjid di Christchurch, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut jika dirinya langsung berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump via sambungan telepon.

Diketahui jika dalam telepon tersebut, Ardern meminta kepada Trump untuk menunjukkan simpati kepada semua komunitas Muslim yang ada di dunia.

"Trump membenarkan dan menyetujui saran itu," ujar Ardern.

Selain itu, dalam pembicaraan yang terlalu lama Trump juga menawarkan bantuan yang bisa dilakukan AS kepada Selandia Baru atas tragedi penembakan brutal tersebut.

Tetapi, hanya berselang berapa menit sebelum Ardern memberikan komentar terbarunya, Trump berbicara kepada wartawan di Oval Office dan menepis bahwa nasionalisme kulit putih telah menjadi ancaman yang meningkat.

Trump mengaku belum melihat manifesto yang diunggah pelaku teror di sosial media. Isi dari manifesto tersebut penuh dengan retorika sayap kanan dan memuji pembunuh massal supremasi kulit putih, Anders Breivik.

Dalam manifesto tersebut juga disebutkan bahwa Trump merupakan simbol identitas kulit putih baru yang dapat mewujudkan tujuan bersama. Adapun Ardern dan Trump tidak membicarakan mengenai manifesto dalam sambungan telepon.

"Saya baru saja berbicara dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengenai peristiwa mengerikan yang terjadi selama 24 jam terakhir. Saya mengatakan kepada Perdana Menteri bahwa bantuan apa pun yang dapat diberikan AS, kami siap untuk membantu. Kami mencintaimu Selandia Baru," ujar Trump.




Berita Lainnya

Usai Cium Hajar Aswad, Iriana Jokowi Menangis

16/04/2019 02:02 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA