Monday, 20 May 2019
Temukan Kami di :
News

Junior Sebut Zulfirmansyah Korban Penembakan di New Zealand Pribadi yang Taat Beribadah

Orangnya ya biasa saja sih. Tapi alhamdulillah dia suka beribadah ke masjid

Aisyah Isyana - 16/03/2019 01:09

Beritacenter.COM - Zulfirmansyah, salah satu korban penembakan di New Zealand dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah. Salah seorang temannya, Hamdan, bercerita jika dirinya mengenal baik Zulfirmansyah saat di ISI Yogyakarta dan komunitas Sakato.

"(Kenal Zulfirmansyah) sudah lama sejak sekolah di SMSR Padang, satu sekolah. Tapi akrabnya pas di sini (ISI dan komunitas Sakato). Dia senior saya, tepatnya dua tahun di atas saya," papar Hamdan, Jumat (15/3/2019) malam.

Baca juga :

Hamdan mengenal sosok perupa asal Padang, Sumatera Barat, itu sebagai pribadi yang taat beribadah dan orang yang sederhana. "Orangnya ya biasa saja sih. Tapi alhamdulillah dia suka beribadah ke masjid," ucapnya.

Menurutnya, Zulfirmansyah masih aktif melukis hingga saat ini, meski sudah lulus dari ISI Yogya. Zulfirmansyah juga tercatat sebagai anggota aktif di Sakato Art Community. "Masih aktif (melukis)," ujar Hamdan.

Hamdan bercerita, Zulfirmansyah banyak menghabiskan waktunya untuk melakukan aktivitas seni di Yogyakarta. Kendati begitu, Zulfirmansyah juga sempat beberapa kali pulang kampung.

"Setelah lulus itu dia di Yogya saja, tapi sempat beberapa tahun pulang ke Padang dan ke Yogya lagi. Di sini (Yogya) setelah menikah tinggal sama istrinya, kalau keluarganya di Padang," katanya.

Pasca mendapat kabar jika Zulfirmansyah menjadi salah satu korban penembakan di Selandia Baru, Hamdan mengaku sangat prihatin. Terlebih, dia mendapat kabar terakhir jika sahabatnya itu tengah dalam kondisi kritis.

"Kalau kondisi terkini belum tahu, tapi kalau info dari grup (chat Sakato) tadi kritis," pungkasnya.

Untuk diketahui, Zulfirmansyah bersama anaknya tercatat sebagai WNI yang turut menjadi korban penembakan brutal di sebuah masjid di New Zealand. Saat ini, ayah dan anak itu tengah menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi kritis.




Berita Lainnya

Polri Didesak Tangkap Pencetus "People Power"

20/05/2019 10:12 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA