Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Razia Kendaraan, Spesialis Curanmor Dibekuk Polisi

Dewi Sari - 15/03/2019 12:45

Beritacenter.COM - Gogon alias Aep (29) seorang pelaku spesialis curian motor dengan senjata api di wilayah Kabupaten Tanggerang diamankan Polisi Polsek Cisoka, Polresta Tanggerang. Pelaku merupakan warga Desa Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti menuturkan polisi masih memburu satu pelaku lainya yang masih buron. Aep merupakan pemain lama yang sering beraksi di wilayah Kabupaten Tanggerang. Pelaku biasa melakukan aksinya selalu berduan.

"Pelaku beraksi dengan pistol rakitan, komplotan ini juga tidak segan melukai korban dengan senpi yang dia bawa ketika aksinya ketahuan," katanya, Jumat (15/3).

Kapolsek mengatakan tertangkapnya Aep saat jajaranya sedang menggelar operasi cipta kondisi dengan sasaran pencurian dengan penjambretan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor dan narkoba di Jalan Raya Adiyasa Maja.

Pada saat bersamaan, pelaku melintas dengan sepeda motornya tanpa dilengkapi pelat nomor. Oleh polisi yang sedang Patroli pelaku kemudian hendak diberhentikan, namun malah berusaha menghindari hingga akhirnya diamankan.

"Saat ditanyakan bukti kepemilikannya, pelaku tidak bisa menunjukkannya. Dan ketika kami geledah, terdapat sepucuk senjata api berikut pelurunya, yang dia simpan di bagasi motor," ucapnya.

Selanjutnya Unit Reskrim Cisoka di pimpin Kanit Reskrim Iptu Sagala melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap teman pelaku. Serta mendalami informasi dan pengakuan pelaku bahwa senpi tersebut di gunakan saat melakukan Curanmor.

"Pelaku mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor di daerah Cisoka, Tigaraksa, Cikupa hingga Karawaci. Sementara hasil curiannya dibawa dan dijual di daerah Cibaliung Pandeglang Banten, kini para pelaku berikut barang bukti, selanjutnya di amankan ke Polsek Cisoka," ucap dia.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti sepucuk senjata api jenis revolver, dua butir peluru, satu sepeda motor Honda Blade, selembar STNK Yamaha Vixion dan kunci kontak.

Pelaku dijerat dengan pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 juncto pas 363 tentang pencurian dengan pemberatan yang diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA