Thursday, 22 Aug 2019
Temukan Kami di :
News

Soal Habib Bahar Ancam Jokowi, Moeldoko: Presiden Tak Pernah Intervensi

Presiden sama sekali tidak pernah intervensi atas persoalan-persoalan hukum. Jadi kalau seolah-olah dituduhkan karena Pak Jokowi, ini salah sasaran salah alamat itu, bahwa semua hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum adalah ditangani sepenuhnya oleh aparat penegak hukum tentunya

Aisyah Isyana - 14/03/2019 23:37

Beritacenter.COM - Terdakwa kasus penganiayaan, Habib Bahar bin Smith, melontarkan ancaman kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menilai ancaman yang dikeluarkan Bahar sebagai penggiringan opini.

Menurutnya, ancaman Bahar ke Jokowi sangat-sangat tidak tepat. Pasalnya, Bahar membuat opini seolah-olah kasus yang menjeratnya merupakan intervensi dari Jokowi. Moeldoko lantas meminta Bahar untuk belajar lagi soal persoalan hukum.

Baca juga :

"Saya pikir itu tidak tepat bahwa seolah-olah presiden yang melakukan law enforcement, itu perlu belajar lagi itu Smith itu, bukan begitu bahwa semua persoalan hukum itu ada yang menangani," kata Moeldoko di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019).

Moeldoko pun lantas menegaskan jika Jokowi sama sekali tak pernah melakukan intervensi hukum. Menurutnya, tuduhan Bahar sudah salah alamat, terlebih hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum sendiri ditangani sepenuhnya oleh aparat penegak hukum.

"Presiden sama sekali tidak pernah intervensi atas persoalan-persoalan hukum. Jadi kalau seolah-olah dituduhkan karena Pak Jokowi, ini salah sasaran salah alamat itu, bahwa semua hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum adalah ditangani sepenuhnya oleh aparat penegak hukum tentunya," kata Moeldoko.

"Jadi presiden dalam konteks ini sama sekali tidak intervensi tidak ikut campur dan seterusnya atas proses hukum yang dijalani oleh saudara smith, jadi menurut saya tidak tepat," imbuhnya.

Moledoko mengatakan, penggiringan opini seperti ini memang bukan merupakan opini. Dia menilai, penggiringan opini seperti yang dilontarkan Bahar kerap terjadi dan menyasar Jokowi.

"Iya saya pikir dari dulu sudah bahwa sebuah penggiringan opini berjalan terus menerus semua persoalan selalu dikaitkan dengan Pak Jokowi, bahkan sandal hilang di masjid pun Pak Jokowi yang disalahkan, ini sebuah fenomena baru lucu yang berjalan di Indonesia," kata Moeldoko.

Moeldoko pun mencontohkan kasus penangkapan politikus Partai Demokrat yang diduga mengkonsumsi narkoba di sebuah hotel. Lucunya, Moeldoko tak habis pikir ada beberapa pihak yang lantas menyalahkan Jokowi terkait kasus tersebut.

"Si Andi Arif yang sedang fly sedang menikmati hobinya, Pak Jokowi yang disalahin, ini gimana sih? Ada sebuah anomali berpikir kita itu, ini perlu diluruskan negara ini agar masyarakat tidak seenaknya mengarahkan sasarannya kepada Pak Jokowi khususnya, karena memang situasi sekarang ini situasi yang cukup mendukung bagi kelompok tertentu untuk mengarahkan targetnya kepada Pak Jokowi sehingga ada tujuan ganda," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA