Monday, 22 Jul 2019
Temukan Kami di :

Rindu Amien Rais yang Dulu, Wasekjen MUI: Mestinya Beri Contoh Baik ke Generasi Muda Islam

Kita sebenarnya berharap keteladanan pada beliau. Sebagai mantan ketua umum salah satu ormas Islam terbesar Indonesia, ia mestinya bisa memberi contoh kepada generasi muda Islam untuk bisa berbuat lebih baik dan bijak

Aisyah Isyana - 14/03/2019 05:15

Beritacenter.COM - Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Misbahul Ulum mengaku sangat menyayangkan sosok seperti Amien Rais menyebut Presiden Jokowi dengan panggilan 'Mas Kowi' dan menyebut Jokowi sebagai sumber nestapa bagi Indonesia.

"Kita sebenarnya berharap keteladanan pada beliau. Sebagai mantan ketua umum salah satu ormas Islam terbesar Indonesia, ia mestinya bisa memberi contoh kepada generasi muda Islam untuk bisa berbuat lebih baik dan bijak," kata Misbahul lewat keterangan tertulisnya sebagai Wasekjen MUI, Rabu (13/3/2019).

Baca juga :

Menurutnya, Amien Rais yang dulu merupakan sosok yang jujur dan menjunjung tinggi moral, meski bersebrangan dengan pemerintah. Misbahul yang mengaku heran dengan sikap tokoh Muhammadiyah itu, mengatakan jika pihaknya rindu dengan sosok Amien Rais yang dulu.

"Kami rindu pada Pak Amien yang dulu, yang meski berseberangan dengan pemerintah tapi tetap jujur secara intelektual dan menjunjung tinggi nilai moral," kata dia.

Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang biasa dan wajar terjadi. Meski begitu, Wakil Direktur Penggalangan dan Jaringan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini menyebut perbedaan pilihan politik tak pantas diisi dengan provokasi.

"Jangan hanya karena perbedaan pilihan menghalalkan segala cara. Termasuk merendahkan dan menyebarkan kebencian yang tidak berkesudahan. Apalagi sampai menggiring untuk berbuat tidak adil," jelas Misbahul.

Lebih lanjut Ketua Umum Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf (Remaja) ini mengingatkan bahwa agama mengajarkan kepada manusia untuk selalu berlaku adil, bahkan termasuk pada orang yang dibenci.

"Firman Allah, 'Dan janganlah kebencian kalian terhadap suatu kaum menghalangi kalian berlaku adil. Berlaku adil-lah, karena perbuatan adil itu lebih dekat kepada takwa," ucap Misbahul.




Berita Lainnya

"Sudahi Drama Pilpres 2019 Saatnya Kembali Bekerja"

11/07/2019 11:34 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA