Friday, 22 Mar 2019
Temukan Kami di :
News

Polisi Ungkap Identitas Istri Terduga Teroris yang Nekat Ledakkan Diri di Sibolga

Aisyah Isyana - 13/03/2019 23:43

Beritacenter.COM - Polisi berhasil mengungkap identitas istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah, yang nekad meledakkan diri dengan bom lontong rakitan di Sibolga, Sumut. Istri terduga teroris Husain itu bernama Solimah, asal kota Padangsidempuan.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto mengatakan, identitas wanita itu diketahui usai tim melakukan pemeriksaan terhadap potongan tubuhnya di lokasi. Menurutnya, saat ini tim juga masih melakukan identifikasi terhadap potongan tubuh lainnya.

Baca juga :

"Sebagian tubuh korban hancur dan serpihan tubuhnya masih tertinggal di lokasi ledakan. Karena tubuh korban terpental sekitar 70 meter dari rumahnya, maka tim DVI masih bekerja untuk memastikan apakah masih ada bagian tubuh yang lain. Dan hasil sementara bagian tubuh yang ditemukan itu tubuh orang dewasa. Itu dapat dilihat dari tulang dan potongan tubuh yang tersisa," kata Agus seperti dilansir Antara, Rabu (13/3/2019).

Ledakan bom lontong pada Rabu dinihari itu juga mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. Agus mengimbau masyarakat setempat yang rumahnya turut terkena imbas ledakan itu untuk segera melapor ke pemerintah setempat.

"Kita berharap kepada Bupati Tapanuli Tengah dan Wali Kota Sibolga agar mendata dan melaporkannya ke pemerintah pusat. Selain itu, agar dana perbaikan diajukan untuk ditampung di APBD masing-masing," ujarnya.

Sikap Solimah dan sang suami, Abu Hamzah, diketahui warga setempat mulai berubah usai pulang dari Pulau Jawa. Sejumlah tetangga bahkan mengaku seperti tak lagi mengenal pasti kedua pasutri tersebut.

"Kalau suaminya itu (Husain alias Abu Hamzah) warga Sibolga ini, marga Simatupang. Kerjanya memperbaiki lampu listrik. Kalau istrinya kami kurang tahu asalnya dari mana," kata warga sekitar.

Sebagaimana diketahui, usai Abu Hamzah berhasil ditangkap, Solimah yang awalnya masih berada dirumah memilih untuk meledakkan diri dengan bom lontong rakitan saat dikepung aparat kepolisian. Solimah beserta anaknya tewas dengan kondisi jasad tak utuh.

"Abu Hamzah menyampaikan kepada penyidik Densus, istrinya lebih keras pemahamannya dibanding dia sendiri. Lebih militan istrinya, makanya setelah dilakukan negosiasi dan imbauan selama hampir 10 jam, istrinya nekat melakukan suicide bomber-nya itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA