Monday, 22 Jul 2019
Temukan Kami di :

Masjid Al-Aqsha Dilarang Mengumandangkan Adzan oleh Polisi Israel

Diketahui juga jika polisi Israel melarang orang yang menunaikan shalat Isya stelah polisi Israel menutup semua gerbang ke masjid itu untuk menghalangi orang beribadah di dalam tempat suci umat Islam itu.

Sari Intan Putri - 13/03/2019 16:54

Beritacenter.COM - Masjid Al-Aqsha telah dilarang mengumandangkan adzan oleh polisi Israel dan juga menyerang orang Palestina yang berkumpul di luar Bab Al-Asbat, salah satu gerbang utama menuju Kompleks Masjid Al-Aqsha di Kota Tua al-Quds (Jerusalem).

Diketahui juga jika polisi Israel melarang orang yang menunaikan shalat Isya stelah polisi Israel menutup semua gerbang ke masjid itu untuk menghalangi orang beribadah di dalam tempat suci umat Islam itu.

Akibatnya, para jamaah menunaikan shalat sejak siang hari pada Selasa (12/03/2019) kemarin, di luar gerbang kompleks Masjid Al-Aqsha setelah polisi menyerang orang yang beribadah di dalam kompleks tersebut dan mengusir mereka ke luar sebelum menutup semua gerbang dan melarang orang secara bebas beribadah di dalamnya.

Polisi Israel menuduh "orang Muslim telah membakar pos polisi di dalam kompleks tersebut".

Rakyat Palestina telah membantah tuduhan mengenai pembakaran itu, kata Kantor Berita Palestina, WAFA yang dilansir dari Antara, Rabu (13/3/2019) pagi.

Sebagian warga Palestina menegaskan bahwa pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh polisi Israel sendiri atau antek mereka untuk digunakan sebagai dalih bagi penutupan kompleks itu sebagai bagian dari rencana untuk memaksa ditutupnya tempat ibadah Bab Ar-Rahmah. Polisi Israel telah berusaha melakukan penutupan tersebut selama lebih dari tiga pekan.

Beberapa saksi mata mengatakan banyak polisi yang ditempatkan di dalam Kota Tua. tapi terutama di Gerbang Masjid Al-Aqsha menghalangi orang Palestina yang datang untuk menunaikan Shalat Isya di tempat terbuka di luar Bab Al-Asbat.

Baku-hantam terjadi di satu tempat dan polisi menggunakan kekerasan untuk mengusir orang yang mau beribadah.

Komisi Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan organisasi itu membawa empat orang yang cedera karena dipukuli ke rumah sakit.

Polisi Israel, katanya, menyerang petugasnya di Bab Al-Asbat dan melarang mereka berada di daerah tersebut.




Berita Lainnya

"Sudahi Drama Pilpres 2019 Saatnya Kembali Bekerja"

11/07/2019 11:34 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA