Wednesday, 20 Mar 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Microsoft Tuntut Perusahaan Manufaktur Raksasa Asal Taiwan

Selain itu, tuntutan yang dimasukkan ke pengadilan San Jose, California, microsoft menyebut jika Foxcorn telah gagal memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian yang telah kedua perusahaan tanda tangani enam tahun lalu.

Sari Intan Putri - 12/03/2019 18:29

Beritacenter.COM - Belum lama ini, Microsoft menutut perusahaan manufaktur raksasa asal Taiwan, Hon Hai Precision Industry pada hari Jumat (08/03/2019).

Diketahui juga jika alasan Microsoft menuntut perusahaan yang juga dikenal dengan nama Foxconn Technology Group itu yakni karena mereka tidak membayar royalti paten dan tidak memberikan laporan yang benar.

Selain itu, tuntutan yang dimasukkan ke pengadilan San Jose, California, microsoft menyebut jika Foxcorn telah gagal memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian yang telah kedua perusahaan tanda tangani enam tahun lalu.

Sebagai bagian dari lisensi yang mereka gunakan, Foxcorn seharusnya menyerahkan laporan royalti secara rutin kepada Microsoft.

Dalam laporannya, Foxcorn seharusnya menjelaskan tentang penjualan semua produk yang masuk ke dalam daftar produk yang dibahas dalam perjanjian. Tak hanya itu, Foxcorn juga seharusnya membayar royalti untuk produk tersebut.

Sebagai bagian dari lisensi yang mereka gunakan, Foxconn seharusnya menyerahkan laporan royalti secara rutin pada Microsoft.

Dalam laporan itu, Foxconn seharusnya menjelaskan tentang penjualan semua produk yang masuk ke dalam daftar produk yang dibahas dalam perjanjian. Selain itu, Foxconn juga seharusnya membayar royalti untuk produk-produk itu.

"Microsoft sangat peduli pada komitmen yang kami buat dan meminta perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama," kata juru bicara MIcrosoft.

Tuntutan dari Microsoft menjadi masalah baru bagi Foxconn. Perusahaan itu mulai dikenal pada 10 tahun lalu setelah beberapa karyawannya bunuh diri. Ini menarik perhatian masyarakat internasional tentang kondisi para buruh pabrik Foxconn.




Berita Lainnya

Google Segera Hadirkan Smarphone Lipat

16/03/2019 14:32 - Sari Intan Putri

Basis Data KPU Diserang Peretas Rusia dan China

14/03/2019 18:19 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA