Tuesday, 21 May 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Menko Darmin: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terus Meningkat Meski Dunia Melambat

Fani Fadillah - 12/03/2019 16:53 Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution

Beritacenter.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak 2015 hingga 2018 terus mengalami peningkatan. Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menjamin kedepannya Indonesia akan terus membaik.

"Walaupun ekonomi dunia melambat, pertumbuhan ekonomi kita naik walaupun pelan-pelan. Tapi itu tanda bahwa ekonomi Indonesia istilahnya cukup kuat terhadap ekonomi dunia yang sedang bergejolak," kata Menko Darmin saat menjadi pembicara di Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Selasa (12/3).

Baca juga:

Menko Darmin mengatakan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus naik itu turut dibarengi oleh penurunan tingkat kemiskinan secara terus menerus. Di samping itu juga dibarengi oleh penurunan gini ratio dan tingkat pengangguran di Indonesia.

"Secara terus menerus menunjukan bahwa dalam kaidah ekonomi kualitas pertumbuhan ekonomi kita baik," imbuh Menko Darmin.

Seperti diketahui, penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan di Indonesia pada September 2018 mencapai 25,26 juta orang atau sebesar 9,66 persen. Angka ini menurun 0,28 juta orang dibandingkan Maret 2018.

Kemudian tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh gini ratio sebesar 0,384 pada September 2018. Angka tersebut menurun sebesar 0,005 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2018 yang sebesar 0,389. Sementara itu, jika dibandingkan dengan gini ratio September 2017 sebesar 0,391, turun sebesar 0,007 poin.

Selanjutnya, jumlah pengangguran di Indonesia berkurang sebanyak 40.000 dalam satu tahun terakhir. Hal ini sejalan dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang turun menjadi 5,34 persen pada Agustus 2018.

Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebesar 4,79 persen. Kemudian pada 2016 mengalami kenaikan menjadi 5,02 persen. Kenaikan itu juga diikuti pada 2017 hingga 2018 yang masing-masing berada di posisi 5,07 persen dan 5,17 persen.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA