Sunday, 08 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

TKN Ancam Polisikan Netizen soal Hoax 'Korupsi Uang Transport'

Fani Fadillah - 12/03/2019 15:45 Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan

Beritacenter.COM - Akun Twitter @akihitokanbara_ belakangan mencuri perhatian karena menyebarkan informasi hoax soal 'TKN Akan Polisikan 223 Orang TKD Karena Tilep Uang Transport Kampanye'. Menanggapi hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengaku akan melaporkan akun tersebut.

Baca juga:

"Berita 'TKN Akan Polisikan 223 Orang TKD Karena Tilep Uang Transport Kampanye' adalah hoaks. Setelah ditelusuri, Direktorat Advokasi dan Hukum TKN Jokowi-Maruf menyatakan, cuitan akun twitter @akihitokanbara_ yang pertama kali menyebarkan isu ini," ujar Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan dalam keterangan tertulis, Selasa (12/3/2019).

Irfan mengatakan, akun @akihitokanbara_ memposting foto pemberitaan MetroTV yang menampilkan gambar Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir. Setelah melakukan kroscek, Irfan mengatakan akun @akihitokanbara_ mengedit tulisan 'Komitmen Penuh Jadi Ketua TKN, Erick Thofir Mundur dari Presiden Inter Milan' menjadi 'TKN Akan Polisikan 223 Orang TKD Karena Tilep Uang Transport Kampanye'.

"Berdasarkan waktu penayangan dalam berita hoaks tersebut, yakni pukul 11.12 WIB, Metro TV sedang menayangkan berita 'Tol Surabaya-Ngawi Sudah Bisa Dilalui Kendaraan'. Sehingga bisa dipastikan, akun @akihitokanbara_ telah mengedit foto dan video MetroTV untuk menciptakan berita hoaks," kata Irfan.

Irfan menyesalkan beredarnya informasi hoax tersebut. Irfan selaku pengacara TKN Jokowi membuka peluang memperkarakan akun @akihitokanbara_.

"TKN Jokowi-Amin menyesalkan masih adanya pihak-pihak yang menebarkan informasi menyesatkan seperti ini. TKN tidak akan mentolerir pihak-pihak yang menyebarkan hoaks untuk mendelegitimasi pasangan Jokowi-Amin, termasuk memperkarakan para pelakunya," ujar Irfan.




Berita Lainnya

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

05/12/2019 14:45 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA