Sunday, 22 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Debat Ketiga, TKN: Cawapres Ma'ruf Akan Menyerang Lewat Data, Bukan Hoax

Jangan dikira KH Ma'ruf Amin yang santun tidak bisa balik menyerang, namun harus dipahami menyerang yang dimaksud KH Ma'ruf bukan dengan hoax, tapi dengan fakta dan data

Aisyah Isyana - 10/03/2019 08:07

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyebut cawapres KH Ma'ruf Amin akan tampil menyerang di debat Pilpres 2019 nanti. Namun, TKN memastikan jika Ma'ruf akan menyerang lewat fakta dan data, bukan hoax.

"Jangan dikira KH Ma'ruf Amin yang santun tidak bisa balik menyerang, namun harus dipahami menyerang yang dimaksud KH Ma'ruf bukan dengan hoax, tapi dengan fakta dan data," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga :

Irma berharap, kubu Prabowo-Sandi tak meremehkan cawapres 01. Menurutnya, dalam debat kedua Pilpres lalu, Presiden Jokowi lebih unggul dari Prabowo Subianto. Untuk itu, Irma menyarankan Sandi agar tak tak meremehkan capres-cawapres 01.

"Makanya jangan suka underestimste dengan orang lain, selama ini mereka se-enak udelnya saja menyerang nggak pake data, akibatnya yang terjadi di debat ke 2 adalah 'setuju' dengan Jokowi. Jadi saya sarankan Sandi jangan tepuk dada dulu, pengalaman itu tidak bisa dibeli," tuturnya.

Sebelumnya, Ma'ruf sendiri mengaku persiapan debat cawapres nanti berlajalan seperti biasa. Dia kuga mengaku telah menyiapkan senjata untuk debat cawapres mendatang.

"Ya debat biasa sajalah. Seperti kayak saya anggap bahtsul masail (membahas masalah) saja. Seperti kita membahas masalah hukum, lingkungan, cuma ini cakupannya lebih luas saja," kata Ma'ruf di sela kampanye di Medan, Sumatera Utara.

Terkait strategi yang akan digunakan dalam debat melawan Sandiaga, mantan Rais Aam PBNU itu mengaku tak mau membeberkan lebih dulu. Ma'ruf bahkan mengibaratkan debat seperti sepakbola.

"Saya tidak mau kasih tahu dululah, he-he-he.... Gimana saya menguasai, gimana saya kurang menguasai. Nanti tahu, wah ini di sini kelemahannya. Jadi saya diserang dari yang lemah-lemah itu. Kayak main bola kan begitu. Posisi mana yang lemah lawan, serang saja dari situ. Makanya saya tidak kasih tahulah," lanjutnya.

Prihal debat dengan strategi menyerang, Ma'ruf meluruskan jika debat nanti menyerang dalam arti menyampaikan argumentasi dan program-program.

"Oh tidaklah (menyerang). Kita kan namanya berdebat bukan menyerang, tapi menyampaikan argumentasi, solusi. Intinya kan begini, bahwa program yang sudah dikerjakan bagus. Yang akan datang akan lebih bagus. Alasannya apa, solusinya apa, itu saja. Tidak usah banyak-banyak jurusnya. Jurus bertahan dan jurus langkah ke depan," tutupnya.




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA