Wednesday, 20 Mar 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Raja Salman Bersitegang Dengan Putra Mahkota Saudi

Indah Pratiwi - 06/03/2019 18:22

Beritacenter.COM - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dikabarkan marah atas kebijakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman baru-baru ini. Hubungan raja dan pewaris takhtanya disebut sedang retak di lingkungan kerajaan.

Dilansir The Guardian, Raja Salman tidak setuju atas sejumlah kebijakan penting dalam beberapa pekan terakhir yang diambil putranya, termasuk soal perang di Yaman.

Dalam lanjutan laporan The Guardian, tindakan pembunuhan terus meningkat sejak pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Turki, yang menurut laporan CIA disimpulkan diperintahkan oleh Pangeran Mohammed.

Akibat ketenganan itu, kejadian dramatis pada akhir Februari ketika raja berusia 83 tahun itu mengunjungi Mesir dan diberitahu oleh para penasihatnya bahwa ada risiko perlawanan atas lawatan luar negerinya.

Laporan itu membuat Raja Salam merasa terancam terhadap otoritasnya sehingga tim keamanan baru, yang terdiri dari lebih dari 30 loyalis pilihan dari Kementerian Dalam Negeri.

Dalam laporan media Inggris, kebijakan Raja Salman itu diambil sebagai bagian dari respons cepat, dan mencerminkan kekhawatiran bahwa beberapa staf keamanan kemungkinan lebih setia kepada Pangeran Mohammed.

Selain itu, penasihat raja juga memecat personel keamanan yang menjaga Raja Salman saat dia berada di Mesir.

Gesekan ini terjadi antara ayah dan anak, sambung sumber itu. Ketika Pangeran Mohammed tidak ada di antara mereka yang dikirim untuk menyambut kepulangan Raja Salman. Saat kepulangan Raja Salman, Pangeran Mohammed tidak ada di antara mereka. Hal itu menambah spekulasi bahwa itu dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap putra mahkota.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA