Tuesday, 25 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

Koalisi Prabowo-Sandi "Nangis Darah" Pendiri Gerindra dan Keluarga Uno Sepakat Menangkan Jokowi-Amin

Indah Pratiwi Budi - 01/03/2019 14:50

Beritacenter.COM - Capres petahaha Joko Widodo mendapat dukungan dari keluarga cawapres saingannya, Sandiaga Uno. Jokowi mengaku heran keluarga rivalnya justru memberikan dukungan untuk dirinya dan Ma'ruf Amin.

"Ya harusnya itu keluarga Pak Sandi Uno itu dukung ke Pak Sandi Uno, yang benar itu. Kok dukungannya ke saya?" ungkap Jokowi kepada wartawan di Desa Motilango, Gorontalo, Jumat (1/3/2019).

Jokowi mengaku bingung mengapa keluarga Uno justru memberikan dukungan untuknya. Meski begitu, ia menyatakan rasa terima kasih atas dukungan tersebut.

"Ya harusnya logikanya kan harusnya saudara Sandi Uno itu dukungnya ke Pak Sandi. Ya kalau ke saya ya terima kasih," tutur Jokowi.

Saat ditanya apakah dukungan keluarga Sandi akan menguntungkan dirinya, Jokowi berbicara soal persepsi masyarakat. Ia sekali lagi mengungkapkan rasa bingungnya mengapa keluarga pasangan capres Prabowo Subianto tersebut justru mendukungnya di Pilpres 2019 ini.

"Ya tentu saja akan timbul sebuah persepsi yang baik saudara-saudara Pak Sandi malah dukung kita kan menimbulkan persepsi," ucapnya.

"Tapi yang benar, yang benar ya mestinya saudara Pak Sandi Uno itu dukungannya ke Pak Sandi, yang benar. Tapi kelihatannya ini yang benar," lanjut Jokowi sambil terkekeh.

Seperti diketahui, keluarga Uno di Gorontalo mendeklarasikan mendukung Jokowi untuk menjadi presiden sekali lagi. Jokowi pun hadir dalam deklarasi dukungan itu.

Perwakilan keluarga Uno, Rudi Hartono Uno mengungkap mengapa tak mendukung saudaranya di Pilpres. Sepanjang pembacaan deklarasi yang digelar di Hotel Maqna, Gorontalo, Kamis (28/2) malam itu, teriakan Jokowi menggema ke seluruh ruangan.

Baca Juga :

"Mencermati kinerja pemerintah Bapak Presiden Joko Widodo selama hampir satu periode ini, terutama perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Provinsi Gorontalo, yang sungguh-sungguh telah kami rasakan selama ini, maka kami keluarga Uno telah bersepakat untuk mendukung sekali lagi Bapak Jokowi sebagai Presiden RI," ungkap Rudi Uno.

"Memang kami menyadari ada salah satu bagian dari keluarga besar kami yang juga ikut dalam kontestasi pemilihan presiden/wakil presiden saat ini. Namun dengan besar hati, kami harus menyampaikan bahwa kepentingan bangsa dan negara sungguh jauh lebih penting dari sekadar kepentingan keluarga," sambungnya.

PENDIRI GERINDRA DUKUNG JOKOWI

Salah satu pendiri Partai Gerindra, Fami Fachrudin, menyatakan diri mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Dukungan tersebut dibuktikan dengan mendirikan relawan pendukung Jokowi yang diberi nama Relawan Kotak Hijau.

Dilansir Tribun Video dari Tribunnews, Relawan Kotak Hijau resmi dideklarasikan di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta pada Rabu (19/9/2018).

Mantan Ketua DPP Gerindra itu kembali ke politik praktis karena keprihatinannya melihat hasut dan fitnah yang semakin marak berkembang di tengah-tengah umat Islam.

Fahmi mengatakan, pendirian Relawan Kotak Hijau dilandasi maraknya isu hoax di kalangan umat islam.

"Kotak Hijau mempunyai misi utama untuk mereduksi arus disinformasi dan hoaks yang berkembang di tengah umat Islam," tutur Fahmi.

Selain itu, Fahmi juga menilai, saat ini umat islam terjebak dalam ujaran kebencian dan mudah terprovikasi.

"Umat Islam, yang seharusnya penuh hikmah, beradab, dan adil, terjebak dalam ujaran kebencian dan informasi provokatif," imbuh Fahmi.

Fahmi menuturkan bahwa Relawan Kotak Hijau bepegang pada prinsip Islam Washatiyah.

Menurut prinsip tersebut, umat Islam harus mampu berdialog dengan baik di tengah-tengah perbedaan, baik di internal umat Islam maupun di antara komponen bangsa.

"Frasa anti aseng sebaiknya dihindari karena banyak saudara Tionghoa adalah Muslim dan yang non-Muslim adalah anak bangsa Indonesia," ujarnya.

Fahmi juga mengungkpan alasan Relawan Kotak Hijau dengan tegas mendukung Jokowi-Ma'ruf dalam putaran Pilpres 2019 mendatang.

Jokowi dinilai dekat dengan ulama dan sering mengunjungi pesantren serta dianggap sebagai pribadi yang santun dan pekerja keras.

Menurut Relawan Kotak Hijau, kesantunannya tampak dengan tidak menanggapi berbagai kritikan dan kecaman yang dialamatkan kepadanya kecuali kalau sudah berbau fitnah dan ujaran kebencian.

Selain itu disebutkan, kerja kerasnya tampak dengan pembangunan yang tersebar luas dan prestasi bangsa meningkat.

Sementara itu, KH Ma'ruf menurut Kotak Hijau adalah sosok yang tepat mendampingi Jokowi.

Keulamaan Kyai Ma'ruf dinilai menyejukkan umat dan kepakarannya dalam bidang ekonomi syariah sangat dibutuhkan untuk pembangunan ekonomi umat.

Beberapa elemen yang turut bergabung dalam relawan Kotak Hijau adalah Generasi Muda Masyumi Indonesia, Forum Alumni PII, Forum Alumni Santri Persis, Pemuda Lintas Mazhab, Habaib Muda Untuk Jokowi, Pemuda Malirja, dan Jamaah Toldemiyah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA