Wednesday, 25 Nov 2020
Temukan Kami di :
Politik

Fitnah Pendukung Prabowo-Sandi Membahayakan Demokrasi

Anas Baidowi - 26/02/2019 13:07

Beritacenter.COM - Calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin sangat menyayangkan kampanye hitam dengan menebar fitnah dan kebencian yang dilakukan emak-emak pendukung pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Karawang Jawa Barat (Jabar).

Ma'ruf meminta kepolisian mengusut pihak di balik aksi kempanye hitam tersebut. Dia juga menilai fitnah yang dilakukan pendukung Prabowo-Sandi sangat membahayakan demokrasi.

Baca Juga: Heboh TKA Punya e-KTP, Ini Undang-undang-nya

"Harus dicari aktor entelektualnya, kalau tidak bakal terjadi lagi. Fitnah dengan menyebut Jokowi akan melegalkan pasangan sejenis dan melarang azan bahaya bagi demokrasi," kata Ma'ruf di Resort Prima Sangkanhurip, Kuningan, Jabar, selasa (26/2).

Ma'ruf mengungkapkan kekhawatiran kempanye hitam akan semakin marak saat musim kampanye. Menurutnya, kampanye hitam di Karawang bisa menimbulkan konflik di masyarakat.

"Ini sangat berbahaya bagi demokrasi, penegakan demokrasi, dan keutuhan bangsa ini," tuturnya.

Ma'ruf sangat menyayangkan adanya fitnah seperti itu. Apalagi muncul saat negara ingin menegakkan demokrasi melalui pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) yang jujur dan bersih.

Baca Juga: Puisi Neno Warisman Hanya Memuat Ujaran Kebencian Dan Memecah Belah Umat Beragama

"Tetapi kemudian dikotori dengan cara seperti itu. Konflik horizontal, konflik vertikal, dan bahaya dan juga merusak demokrasi," tandasnya.

Sebelumnya, Polda Jabar menangkap ketiga emak-emak itu pada Minggu 24 Februari 2019. Penangkapan itu diungkapkan polisi untuk mencegah terjadinya konflik dan keresahan masyarakat.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA