Tuesday, 19 Mar 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

3 Kartu Sakti Baru Jokowi Diklaim Tidak Akan Bebani APBN

Indah Pratiwi - 26/02/2019 09:42

Beritacenter.COM - Peluncuran 3 kartu sakti baru yaitu Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra-Kerja akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo(Jokowi).

Ketiga kartu itu akan melengkapi tiga kartu sebelumnya yang sudah dijalankan, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

BACA JUGA

Menanggapi peluncuran tiga kartu sakti Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, tiga kartu tersebut justru menjadi medium penyaluran bantuan yang lebih terkonsolidasi, karena sebelumnya alokasi bantuan sosial tersebar di pos belanja beberapa Kementerian berdasarkan sektor bantuan tersebut.

"Dari sisi anggaran, mungkin tidak akan menimbulkan suatu ledakan tapi bahkan merupakan sesuatu yang jauh lebih akuntabel karena dana-dana yang selama ini, mungkin terfragmentasi, agar bisa menjadi jauh lebih terkonsolidasi dengan baik," kata Sri Mulyani, Selasa(26/2/2019).

Selama ini di sektor pendidikan, kata Sri, terdapat bantuan dalam berbagai bentuk seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bidik Misi, beasiswa dari Kementerian Agama, hingga melalui Dana Pengembangan Pendidikan Nasional yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Selain itu, di sektor kesehatan, selama ini ada bantuan melalui PAUD dalam rangka pemenuhan gizi dan bantuan pangan, bantuan imunisasi lewat PKH, serta Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Maka ini bisa didesain integrasinya yang menurut saya merupakan suatu langkah yang bagus dan akan lebih baik dampaknya," ujar Sri Mulyani.

Semua anggaran kartu itu, kata dia, akan disalurkan melalui tiga kartu baru tersebut. Sri Mulyani mengatakan jumlahnya akan disesuaikan dengan kemampuan belanja fiskal negara dalam tahun penganggaran bantuan sosial tersebut.

"Nanti berdasarkan evaluasi terhadap berbagai macam program dan anggaran, itu suatu langkah awal mengenai bagaimana konsep integrasi dan konsolidasi serta membuatnya menjadi jauh komprehensif dan akuntabel," ujarnya.




Berita Lainnya

Sektor Ini Bisa Perkuat Nilai Mata Uang Rupiah

19/03/2019 00:15 - Indah Pratiwi

Mau Pinjam Duit yang Aman? Ikuti 3 Tips Ini

14/03/2019 21:24 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA