Friday, 21 Jun 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Pria Ini Jadi Buronan Amerika Serikat karena Bocorkan Data Pengidap HIV Singapura

Pria itu dituduh melakukan pelanggaran hukum memiliki dan mengirim informasi curian. Diketahui juga jika nama dari buronan itu yakni Mikhy Farrera-Brochez yang tahun lalu dideportasi dari Singapura setelah menajalani hukuman dengan beberapa kasus terkait kepemilikan narkoba serta kebohongan mengenai status HIV-nya.

Sari Intan Putri - 25/02/2019 13:53

Beritacenter.COM - Pemerintah Amerika Serikat kini tengah menuntut seorang pria dengan tduduhan membocorkan sebiuah informasi mengenai ribuan pengidap HIV di Singapura.

Pria itu dituduh melakukan pelanggaran hukum memiliki dan mengirim informasi curian. Diketahui juga jika nama dari buronan itu yakni Mikhy Farrera-Brochez yang tahun lalu dideportasi dari Singapura setelah menajalani hukuman dengan beberapa kasus terkait kepemilikan narkoba serta kebohongan mengenai status HIV-nya.

Pada Januari, Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan Brochez menyingkap informasi pribadi secara maya.

Dia mengungkap daftar nama dan identitas ke sejumlah alamat 5.400 warga yang didiagnosa dengan HIV hingga Januari 2013 dan 8.800 warga asing yang juga didiagnosa hingga Desember 2011.

"Tuduhan kejahatannya adalah Farrera-Brochez memiliki secara tidak sah dan berniat menyebarkan data kesehatan yang peka serta informasi identitas orang lain," kata jaksa penuntut umum di Kentucky bagian timur.

"Pada saat tinggal di Kentucky bagian timur, Farrera-Brochez mengirim tautan data dari emailnya ke sejumlah saluran berita. Dia juga mengirim email tautan ke sejumlah kantor pemerintah di Singapura," disebutkan dalam pernyataan pada laman jaksa.

Brochez akan tampil dalam sidang di pengadilan pada 27 Februari. Reuters belum berhasil menghubungi Brochez untuk diminta komentarnya.




Berita Lainnya

Warga Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

19/06/2019 13:08 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA