Wednesday, 20 Mar 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Indonesia Kini Punya Satelit HTS Broadband Pertama Kali

Indah Pratiwi - 23/02/2019 15:07 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Satelit Nusantara 1 yang bernilai US$250 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun merupakan satelit High Throughput Satellite (HTS) komunikasi broadband pertama di Indonesia.

Group Head Space System Group PSN Indri Prijatmodjo menyebutkan satelit ini menggunakan roket Falcon 9 SpaceX untuk mengantarkan ke luar orbit bumi. Indri mengatakan ongkos transportasi Nusantara 1 membutuhkan sekitar US$60 juta atau Rp843 miliar.

"Daftar harga SpaceX terbuka di internet. Ada harga SpaceX yang Falcon 9 di situsnya. Falcon 9 itu memakan US$60 juta," kata Indri saat acara konferensi pers di Kantor PSN, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Harga-harga satelit itu memiliki nilai yang kompetitif dan bisa diandalkan untuk mengantarkan satelit Nusantara 1. SpaceX memiliki teknologi reusable rocket. Indri mengatakan SpaceX menguasai pangsa pasar jasa pengiriman satelit ke luar angkasa.

"Kompetitif dan reliable sehingga SpaceX jadi pilihan. Nanti mungkin ke depan ada inovasi yang buat peluncuran lebih murah," ujar Indri.

Namun, disisi lain ia menilai Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) belum siap untuk membuat roket yang mampu mengantarkan objek ke luar angkasa. Indri mengatakan mimpi Indonesia untuk memiliki roket buatan dalam negeri sepertinya masih jauh.

"Karena Lapan belum mempunyai kemampuan seperti ini. Lapan cuma punya roket kecil untuk 20 kilometer ke 30 kilometer. Jadi Indonesia masih sangat jauh," kata Indri.




Berita Lainnya

Google Segera Hadirkan Smarphone Lipat

16/03/2019 14:32 - Sari Intan Putri

Basis Data KPU Diserang Peretas Rusia dan China

14/03/2019 18:19 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA