Sunday, 21 Jul 2019
Temukan Kami di :
Politik

BPN Tuding THR 2019 Bernuansa Politis, TKN: Kebijakan Pemerintah Memihak Rakyat

Semoga kita semua punya hati nurani dalam menyikapi kebijakan pemerintah ini yang begitu memihak kepada rakyat kecil serta menghargai kerja keras PNS dan ASN selama setahun belakangan ini yang begitu hiruk pikuk dan melelahkan akibat tahun elektoral ini

Aisyah Isyana - 22/02/2019 15:07

Beritacenter.COM - Tunjangan hari raya (THR) untuk PNS dan ASN akan cair Mei 2019. Hal ini atas dasar penyusunan peraturan pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan Gaji ke-13 PNS atau ASN yang ditargetkan rampung sebelum pemilihan presiden Apri 2019.

"Waktu pembayaran THR tahun 2019 efektif dibayar pada bulan Mei 2019," demikian isi surat yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jumat (22/2/2019).

"PP Pemberian THR Tahun 2019 dan Gaji ke-13 yang diinisiasi oleh Kementerian PANRB manjadi dasar dalam penyusunan PMK THR Tahun 2019 dan Gaji ke-13," jelas surat tersebut.

Baca juga :

Sebagaimana dalam surat yang ditujukan untuk Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) disebutkan, PP diharapkan ditetapkan sebelum pemilihan presiden.

"Mengingat jadwal pemilihan presiden pada tanggal 17 April 2019, diharapkan PP Pemberian THR Tahun 2019 dan Gaji ke-13 dapat ditetapkan sebelum pemilihan presiden," bunyi surat keterangan Kemenkeu.

BPN Prabowo-Sandiaga Tuding THR PNS Bernuansa Politis

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Subianto-Sandiaga Uno, menuding kebijakan itu bernuansa politis. BPN menyebut Jokowi sebagai calon presiden tengah 'kejar tayang' demi memperolehan suara pada 17 April 2019.

"Saya kira ini kebijakan bernuansa politis ya. Kebijakan ini kejar tayang biar Pak Jokowi terlihat punya jasa di mata ASN," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang ekonomi, M Kholid, kepada wartawan, Jumat (22/2).

"Sengaja dipercepat untuk mendulang dukungan dari ASN kita," tutur Kholid.

TKN Sebut Kebijakan Jokowi soal THR 2019 Memihak Rakyat

Menanggapi tudingan kubu Prabowo soal kebijakan pemberian THR 2019 dan gaji ke-13, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mengatakan jika kebijakan itu harus disikapi sebagai pemenuhan kebutuhan PNS.

"Semoga kita semua punya hati nurani dalam menyikapi kebijakan pemerintah ini yang begitu memihak kepada rakyat kecil serta menghargai kerja keras PNS dan ASN selama setahun belakangan ini yang begitu hiruk pikuk dan melelahkan akibat tahun elektoral ini," ujar anggota TKN Nasrullah Zubir pada wartawan, Jumat (22/2/2019).

"(Kebijakan tersebut) harus dilihat sebagai kebutuhan PNS dan ASN dalam mempersiapkan pendidikan lanjutan bagi putra dan putrinya," imbuh Inas.

Selain itu, dia menyebut gaji ke-13 sudah dianggarkan dalam APBN. Gaji ke-13 dan THR disebut Inas sebagai hak PNS yang harus dipenuhi pemerintah.

"Jadi tidak ada masalah untuk dibagikan sesuai peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah dan tentunya menjadi kabar gembira bagi PNS dan ASN, terutama yang putra dan putrinya sedang sibuk mendaftar ke perguruan tinggi," sebutnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA