Monday, 20 May 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Tiga Wilayah NTT KLB DBD, 24 Warga Dilaporkan Meninggal Akibat DBD

Aisyah Isyana - 19/02/2019 18:17

Beritacenter.COM - Korban meninggal akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) kian bertambah. Kali ini, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan korban meninggal akibat DBD mencapai 24 orang.

"Terhitung dari Januari hingga 18 Februari jumlah korban yang meninggal akibat DBD di NTT saat ini sudah mencapai 24 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Mere kepada wartawan di Kupang, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (19/2/2019).

Kasus demam berdarah yang menimpa Provinsi NTT, bahkan membuat tiga daerah di NTT mengalami kejadian luar biasa (KLB) DBD. Wilayah paling terbanyak korban meninggal akibat DBD terdapat di Kabupaten Sumba Timur, yakni 10 orang, dengan tingkat kematian DBD (case fatality rate/CFR) 2,7 persen. Sementara sisanya dirawat di RS Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur, berjumlah 366 orang.

"Sumba Timur berada pada urutan ketiga kasus DBD di NTT. Namun jumlah korban yang meninggal terbanyak adalah kabupaten itu juga dengan jumlahnya mencapai 10 orang," ujar dia.

Untuk urutan pertama, berada di Kabupaten Manggarai Barat, dengan jumlah pasien DBD yang dirawat mencapai 428 orang. "Ada dua pasien DBD yang meninggal di kabupaten itu dengan case fasility rate mencapai 0,5 persen," ujar dia.

Posisi terbanyak kedua penderita DBD, berada di wilayah Kota Kupang, yakni 400 orang. Namun, tak ada laporan ada korban meninggal dunia dari jumlah tersebut. Mere mengatakan, korban DBD yang dirawat di RS seluruh wilayah NTT dalam periode tersebut mencapai 2.291 orang.

Dinkes NTT bersama kabupaten dan kota melakukan penanggulangan DBD, seperti mendistribusikan logistik penanggulangan DBD ke kabupaten dan kota endemis DBD, antara lain mesin fogging dan larvasida (abate), guna mencegah penyebaran kasus DBD.




Berita Lainnya

Cegah Tubuh Kegemukan dengan Alpukat

18/05/2019 05:21 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA