Thursday, 20 Jun 2019
Temukan Kami di :
Politik

Tepis Tudingan Jokowi Serang Personal Soal Lahan Prabowo, TKN: Gak Bahas Keluarga, Tapi Policy

Aisyah Isyana - 18/02/2019 15:01

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menepis tudingan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, yang menyebut Jokowi menyerang personal saat menyinggung soal lahan milik Prabowo di debat kedua Pilpres 2019.

"Nothing personal ya. Kemarin kan sempat ribut, ini bukan personal tapi betul-betul soal policy," ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

"Pak Jokowi kan nggak ngomongin Pak Prabowo keluarganya gimana, istrinya gimana, kan nggak ngomongin itu tapi dia ngomongin policy, kebijakan," imbuhnya.

Baca juga :

Menurutnya, Prabowo dalam debat kedua sempat menyindir pembagian sertifikat tanah yang dilakukan Jokowi akan berimbas pada tidak adanya lahan bagi anak cucu kelak. Pernyataan soal lahan pun keluar merespon pertanyaan Prabowo soal pembagian sertifikat.

Antoni mengatakan, Jokowi menyinggung persoalan lahan Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh guna mengingatkan Prabowo yang kerap menyebut lahan dan kekeyaan negara dikuasai oleh segelintir orang.

"Sebenarnya relevansinya bukan itu, relevansinya adalah kalau selama ini Pak Prabowo bicara soal kesenjangan sosial, terakumulasinya 1 persen termasuk aset tanah dan kekayaan hanya di 1 persen rakyat Indonesia saja, Pak Jokowi ingin mengatakan kalau itu bukan policy dia, tapi policynya zaman Pak Harto, mertuanya Pak Prabowo, sampai zaman Presiden terakhir kemarin," tutur Antoni.

"Dan kesenjangan sosial yang terjadi hari ini bagian dari yang pernah dikerjakan oleh Pak Prabowo atau paling tidak dia menikmati proses kesenjangan sosial itu. Pak Prabowo bagian dari 1% orang super kaya yang kuasai aset negara," imbuhnya.

Menurutnya, redistribusi aset yang dilakukan Jokowi murni untuk kepentingan rakyat. Politikus PSI itu menyebut jika hal itu sangat berbeda dengan pembagian lahan pada pemerintahan sebelum-sebelumnya.

"Nah, yang sekarang dilakukan Pak Jokowi itu dia melakukan redistribusi aset supaya kesenjangan sosial tidak terjadi termasuk dengan perhutanan sosial. Ada 7 juta tanah yang tahun ini yang insyaAllah akan dibagikan kepada rakyat agar bisa produktif. Ada beberapa sertifikasi yang diberikan pada rakyat supaya rakyat punya hak terhadap tanah yang dia miliki, mempunyai hak hukum, ada legal formal, legal standing kalau dia mau berperkara atau punya akses kepada modal," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA