Tuesday, 21 May 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Pelaku Pembacok Tetangga saat Salat di Masjid Mendekam di Sel Polres Sumedang

Aisyah Isyana - 16/02/2019 07:07

Beritacenter.COM - Pelaku pembacokan Maskilin (54) menggunakan kapak saat tengah salat, Kurnaevi (35), disebut polisi mengalami gangguan kejiwaan. Kendati begitu, proses hukum terhadap tersangka akan tetap dilakukan.

"Kita tetap proses penyidikan. Nanti hakim lah yang akan menentukan," ucap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (15/2/2019).

Baca juga :

Pelaku membacok korban menggunakan kampak saat tengah salat di Masjid Miftahul Falah, Dusun Salam, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, sekira pukul 19.30 WIB, Kamis (14/2). Saat itu, pelaku awalnya berniat untuk salat di masjid tersebut.

Namun, tak beberapa lama pelaku disebut mendapat bisikan gaib terkait perselingkuhan mantan istrinya. Pelaku mengaku mendapat bisikan gaib yang menyebutkan jika Maskilin merupakan pria yang telah berselingkuh dengan mantan istrinya.

Mengurungkan niatnya untuk salat, Kurnaevi memilih meninggalkan masjid. Dia kembali ke rumah untuk mengambil kapak. Setelah itu, Kurnaevi kembali lagi ke masjid saat jemaah melaksanakan salat isya rakaat kedua. Pelaku langsung menyerang tetangganya dengan kapak yang dibawanya.

Pasca insiden penyerangan yang menewaskan korban, belakangan diketahui jika Kurnaevi mengalami gangguan jiwa. Informasi itu didapat polisi dari dokter jiwa yang disebut sempat menangani Kurnaevi. Dokter mengungkap jika pelaku sudah 4 tahun menderita gangguan jiwa.

Saat ini, Kurnaevi ditahan polisi di Mapores Sumedang. Kurnaevi harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan diganjar Pasal 340 jo 338 KUHP.

"Tersangka saat ini ditahan di Mapolres Sumedang," kata Hartoyo singkat.




Berita Lainnya

Jadi Bandar Judi Seorang Kakek Diciduk Polisi

20/05/2019 10:59 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA