Sunday, 25 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Soal Bajak Muchdi PR, TKN: Tak Ada, Ini Kesadaran Beliau Memilih Merapat ke Jokowi

Tidak ada (takut disebut tukang bajak). Karena ini kesadaran beliau untuk masuk sendiri. Beliau seorang purnawirawan jenderal, saya pikir paham betul masalah itu

Aisyah Isyana - 15/02/2019 01:55

Beritacenter.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyebut dukungan Waketum Partai Berkarya, Muchdi PR, atas kesadaran dan alasannya sendiri. Untuk itu, TKN mengaku tak khawatir dukungan Muchdi membuat pihaknya disebut tukang bajak oleh kubu lawan.

"Tidak ada (takut disebut tukang bajak). Karena ini kesadaran beliau untuk masuk sendiri. Beliau seorang purnawirawan jenderal, saya pikir paham betul masalah itu," ucap Wakil Ketua TKN Lodewijk Freidrich Paulus di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (14/2/2019).

Baca juga :

Menurutnya, Muchdi PR memutuskan mendukung Jokowi lantaran terkesan atas pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi. Muchdi pun disebut telah mendapat izin dari Ketum Partai Berkarya Hutomo Mandata atau Tommy Soeharto.

"Kita sama-sama sudah mendengar tentang masalah itu, jadi itulah yang kita pegang mengapa beliau bergabung dengan kita," kata Lodewijk.

Lodewijk mengatakan, dalam hal ini bukan soal bajak membajak, namun tentang memengaruhi konstituen. Menurutnya, Muchdi merupakan konstituen yang telah berhasil terpengaruh oleh kampanye TKN.

"Kalau istilahnya membajak, itu kan proses bagaimana sekarang ini kampanye, proses merebut hati dan pikiran konstituen. Nah, salah satu konstituen kita adalah Pak Muchdi PR. Pak Muchdi PR paham betul dengan masalah ini sehingga beliau mau bergabung dengan kami," ucap Lodewijk.

Lodewijk yang merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) mengaku sama sekali tak berkomunikasi secara langsung dengan Muchdi saat kampanye. Menurutnya, komunikasi mungkin terjalin antar Muchdi dan Luhut Panjaitan lantaran sesama angkatan Akmil 1970.

"Ada komunitas angkatan 70 di bawah pimpinan Pak Luhut dengan Pak Subagyo, komunikasi ini pasti terjalin," ucap Lodewijk.

Dengan bergabungnya Muchdi, TKN yakin dapat menambah kekuatan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Terlebih, Muchdi sendiri memiliki posisi penting di Partai Berkarya dan pernah punya jabatan strategis di militer.

"Dan alhamdulillah Pak Muchdi PR yang adalah senior Pak Prabowo dan juga mantan Danjen Kopassus itu mau bergabung. Karena terus terang kan beliau ada di Wakil Ketua Partai Berkarya. Jadi ini, saya pikir memperkuat barisan dari pasangan 01 menurut saya," ucap Lodewijk.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA