Wednesday, 20 Mar 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Sejumlah Negara Terlibat Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris, Ini Daftarnya

Anas Baidowi - 14/02/2019 13:28 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Sebanyak 23 negara teridentifikasi memiliki risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme oleh Uni Eropa. Terdapat tiga negara yang masuk dalam daftar hitam diantaranya adalah Arab Saudi, Panama, dan Nigeria.

Negara-negara tersebut dianggap menjadi ancaman mengganggu bisnis karena lemahnya kontrol terhadap pendanaan terorisme dan pencucian uang di negara tersebut.

Uni Eropa termasuk Ingris khawatir dengan hubungan ekonomi mereka dengan negara-negara yang terdaftar, terutama Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi segera merespons dengan menyatakan bahwa negarana berkomitmen untuk memerangi pencucian uang dan pendanaan terorisme. Itu adalah prioritas strategis negara tersebut.

Panama, turut meminta dihapus dari daftar tersebut karena baru-baru ini mengadopsi aturan yang lebih kuat terhadap pencucian uang.

Bank-bank dianggap harus melakukan pemeriksaan tambahan atas pembayaran yang melibatkan entitas dari yurisdiksi yang masuk daftar hitam.

Daftar tersebut telah bertambah menjadi 23 yurisdiksi, dari sebelumnya 16. Komisi Uni Eropa menambahkan yurisdiksi dengan mempertimbangkan lemahnya strategi terkait anti pencucian uang dan melawan rezim pendanaan teroris di negara-negara yang dimaksud.

Tercatat, pendatang baru dalam daftar adalah Libya , Botswana, Ghana, Samoa, Bahama dan empat wilayah Amerika Serikat di Samoa Amerika, Kepulauan Virgin AS , Puerto Riko, dan Guam.

Negara-negara lain yang terdaftar adalah Afghanistan , Korea Utara, Ethiopia, Iran, Irak, Pakistan , Sri Lanka, Suriah, Trinidad dan Tobago, Tunisia dan Yaman.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA