Sunday, 22 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Ditanya Dukung Siapa, Begini Jawaban Yusuf Mansur

Fani Fadillah - 13/02/2019 17:47 Ustadz Yusuf Mansur

Beritacenter.COM - Setelah kesaksiannya tentang kesalehan capres nomor urut 1 Joko Widodo viral di media sosial, banyak orang yang mengkaitkannya bahwa Yusuf Mansur bakal mendukung Jokowi. Namun demikian, ternyata Yusuf mengaku ingin bersikap netral.

"So far saya adalah pendakwah, so far saya adalah ustaz. Saya ingin tunjukkan bagaimana kita harus bersikap. Terhadap PayTren misalnya, saya persilakan ada di Jokowi dan ada di Prabowo. Tapi saya minta jadilah pendukung yang berbeda," ujar Yusuf di Half Patiunus, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Baca juga:

Kesaksiannya itu, kata Yusuf, semata-mata untuk mencegah pikiran negatif di masyarakat. Tak hanya Jokowi, dia juga berhubungan baik dengan Sandiaga Uno dan memberikan kesaksian kesalehannya.

"Saya sebagai anak Indonesia yang ingin sampaikan, ayo kita semua bersaudara, ayo kita semua bersahabat, ayo semua positif, adem, jangan sampai kita jadi bagian dari masalah itu sendiri," tuturnya.

Meski begitu, Yusuf Mansur mengaku sudah cukup lama diajak tim kampanye nasional (TKN) untuk mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf. "Dari dulu sudah diajak. Tapi kan cara mendukungnya tidak kasar, ya bismillah lah," ucapnya.

Dukungan tersebut, kata Yusuf, diwujudkan dalam bentuk doa. Namun doa yang ia panjatkan tidak hanya khusus untuk Jokowi saja.

"Saya mendoakan Jokowi dan mendoakan Prabowo. Saya salat malam, salat dhuha, walaupun saya enggak boleh bilang gini ya, tapi ini sebagai tahaddus binnikmah Insya Allah, sampaikan berita gembira. Saya salat untuk Indonesia. Karena saya yakin 4 orang ini orang terbaik yang harus didoakan. Bahwa nanti ustaz Yusuf Mansur kemudian punya pilihan ya, ya inikan bagian dari tata demokrasi yang kita anut," tuturnya.

Lebih lanjut, dia juga menghormati pernyataan Jokowi yang tidak memaksa Yusuf Mansur untuk mendukungnya. Apalagi dikhawatirkan sikap politik Yusuf Mansur berdampak pada perusahaan PayTren yang ia pimpin.

"Loh itu merupakan kebaikan dari seorang presiden yang nggak menghendaki saya membela beliau, yang nggak menghendaki saya mendukung beliau. Karena basisnya PayTren kan ada di umat. Tapi saya sampaikan ke beliau Insya Allah nggak ada pengaruhnya," ucap Yusuf Mansur.




Berita Lainnya

Sah Revisi UU KPK, Istana: Ini Sudah Final

17/09/2019 15:29 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA