Saturday, 16 Feb 2019
Temukan Kami di :
Politik

Begini Kronologi Ketua PA 212 Ditetapkan Menjadi Tersangka

Dugaan tindak pidana pemilu itu dilakukan Slamet dalam acara Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni 212 di Solo Raya, Surakarta, pada 13 Januari 2019 lalu. Saat itu, Slamet berorasi pada saat acara ceramah tersebut.

Sari Intan Putri - 11/02/2019 12:45

Beritacenter.COM - Polres Surakarta telah menetapkan Ketua PA 212 atau Presidium Alumni Slamet Ma'arif sebagai tersangka terkait kasus pelanggaran jadwal kampanye di Pemilu 2019.

Diketahui juga jika Slamet akan menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka pada Rabu (13/02/2019) mendatang,

"Betul, kami panggil yang bersangkutan sebagai tersangka," kata Kapolres Surakarta Komisaris Polisi Ribut Hari Wibowo.

Dugaan tindak pidana pemilu itu dilakukan Slamet dalam acara Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni 212 di Solo Raya, Surakarta, pada 13 Januari 2019 lalu. Saat itu, Slamet berorasi pada saat acara ceramah tersebut.

Dalam ceramahnya, Slamet menyinggung soal 2019 Ganti Presiden. "Pencekalan di mana-mana, dari bandara, terminal, stasiun. Kita ngaji ada yang panik, tablig akbar panik, takut ada pengajian akbar," kata Slamet.

Meski banyak pelarangan, Slamet meminta agar jemaah tidak takut. "Kita tidak takut. Semakin teguhkan hati perjuangan agar 2019 ganti presiden!" kata Slamet kepada jemaah yang disambut teriakan "Prabowo".

Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin pun kemudian menganggap orasi yang diucapkan Slamet bermuatan kampanye. Alhasil, tim TKD Jokowi - Ma'ruf Amin melaporkan Slamet ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo pada 17 Januari 2019 lalu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA