Thursday, 21 Feb 2019
Temukan Kami di :
Politik

JK Sebut Prabowo "Lebay" Soal APBN Bocor

Fani Fadillah - 08/02/2019 14:55

Beritacenter.COM - Terkait kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disinggung Prabowo Subianto, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ikut meresponnya. Ia menilai bahwa apa yang dikatakan Prabowo terlalu berlebihan alias lebay.

Menurutnya, kebocoran APBN memang terjadi yang terlihat dari banyaknya aparat pemerintahan yang tertangkap dan terlibat dalam kasus korupsi.

Baca juga:

"Iya tentu, kalau tidak bocor kenapa banyak aparat pemerintah yang tertangkap, pasti bocor. Tapi kesimpulannya tidak berlebihan seperti itu (25 persen)," kata Wapres JK di Markas Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta seperti dikutip Antara, Jumat (8/2/2019).

Korupsi lumrah terjadi di setiap negara, apalagi di negara berkembang seperti Indonesia yang sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur.

Jk menyebut pos anggaran yang umumnya sering dikorupsi adalah alokasi anggaran untuk pembangunan.

"Tidak benar itu diratakan 25 persen, saya kira tidak. Bahwa anggaran itu kan di samping anggaran biasa, buktinya anda tidak bisa korupsi katakanlah gaji pegawai atau korupsi subsidi. Yang dikorupsi itu hanya anggaran pembangunan," kata JK, yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto menuding adanya kebocoran APBN hingga 25 persen atau sekitar Rp500 triliun. Menurut Prabowo hal itu disebabkan oleh adanya "mark up" di sejumlah proyek pembangunan di Indonesia.




Berita Lainnya

Ma'ruf Amin: Tahu Apa Ahmad Dhani Tentang NU?

21/02/2019 13:36 - Fani Fadillah
Kemukakan Pendapat


BOLA