Sunday, 18 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Warga NU Semakin Yakin Pilih Jokowi-Ma'ruf "Berkat" Fadli Zon

Fani Fadillah - 08/02/2019 13:27

Beritacenter.COM - Puisi ciptaan Fadli Zon berjudul "doa yang ditukar" menimbulkan pro-kontra. Puisi itu dibuat setelah KH Maimoen Zubair menyebut nama Prabowo Subianto dalam doanya, sebelum akhirnya ditegaskan hanya mendukung Joko Widodo (Jokowi).

Namun rupanya berkat puisi tersebut, warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur semakin yakin untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kemudian, warga yang masih belum menentukan pilihan akan merapat ke nomor 01.

Baca juga:

"Selama ini kalau di survei, warga NU di Jatim ke pasangan nomor 01 sebanyak 76 persen. Ke nomor 02 sekitar 14 persen. Sisanya swing voters. Dengan puisi yang menyinggung ulama NU ini, swing voters merapat ke Pak Jokowi," ujar Ketua TKD Jokowi - Ma'ruf Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Jumat (8/2/2019).

Tidak hanya swing voters, sambung Machfud, tapi yang selama ini mendukung nomor 02 akan merapat ke Jokowi. Puisi Fadli Zon dinilai oleh kalangan kiai dan santri NU telah menyinggung KH Maimoen Zubair.

Apalagi, Mbah Moen, sapaan akrab kiai asal Rembang tersebut, dikenal sebagai ulama sepuh yang sangat berpengaruh dan menjadi rujukan warga NU. Menurut Machfud, dirinya keliling Madura beberapa hari lalu.

Ketika sowan ke kiai, pesantren, dan komunitas santri, banyak yang merasa tersinggung dengan puisi ‘Doa yang Ditukar’ karya Fadli Zon. Padahal, di Madura sebelumnya menjadi salah satu basis Prabowo.

"Dengan puisi Pak Fadli itu warga NU di sana tersinggung, dan bisa beralih ke Pak Jokowi. Itu ada kalimat ‘direvisi sang bandar’, sangat melukai hati ulama," ungkapnya.

Puisi Fadli Zon tersebut dinilai menyamai dengan pernyataan Fahri Hamzah jelang Pilpres 2014 lalu. Di mana, menyebut Jokowi sinting karena berencana menetapkan adanya Hari Santri Nasional.

“Itu membuat jutaan santri yang sebelumnya belum menentukan pilihan akhirnya milih Pak Jokowi. Nah, sekarang ada kasus puisi Pak Fadli. Sama-sama menyakiti santri. Ini agak ironis, Pak Fadli sebagai lingkaran terdekat Pak Prabowo justru melakukan langkah merugikan bosnya,” ujar mantan Kapolda Jatim ini.




Berita Lainnya

CSIS Sentil Oposisi, Yang Bergabung Dengan Jokowi

16/08/2019 15:52 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA