Sunday, 21 Apr 2019
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
News

Ahmad Dhani Disebut Ahistoris dan Ilusif

Anas Baidowi - 08/02/2019 13:14

Beritacenter.COM - PBNU menyebut musisi Ahmad Dhani ahistoris dan ilusif karena menarasikan seolah-olah NU akan menjadi pendukung Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunisme) baru bila Jokowi menang Pilpres 2019. Narasi keliru itu didasarkan karena NU masa Bung Karno berkuasa pernah mendukung Nasakom.

"Perlu dicatat, NU bukan pendukung PKI. Setelah pemberontakan G30S/PKI, NU bahkan berada di garda terdepan menuntut pembubaran PKI," kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas, Jumat (8/2).

Robikin menegaskan, sikap itu didasari paham Islam ahlu sunnah wal jamaah dan visi kebangsaan yang dianut NU tak memberi ruang bagi tafsir PKI terhadap sila pertama Pancasila dan pemberontakan yang dilakukan PKI.

Baca Juga : Ridwan Kamil Beralih ke Oposisi di Pilpres 2019, Benarkah?

Sejarah mencatat dukungan NU terhadap Nasakom pada era demokrasi terpimpin kala itu selain atas pertimbangan keutuhan NKRI, justru sebagai bandul politik untuk membendung laju komunis yang kala itu pengaruhnya makin meluas.

"NU menempatkan diri menjadi benteng Islam dari kemungkinan acaman komunis. Apalagi kala itu NU boleh dibilang sebagai satu-satunya kekuatan politik Islam usia pembubaran Masyumi karena terlibat PRRI/Permesta," kata Robikin.

Dikatakannya, di tahun politik tidak ada larangan bagi warga negara untuk meramaikan politik elektoral, baik Pileg maupun Pilpres.

"Tapi jangan ramaikan dengan hoaks, ujaran kebencian atau fake news. Fastabiqul khairat. Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan, dengan cara yang baik," tutur Robikin.

Baca Juga: TKN Jokowi: Ocehan APBN Bocor Prabowo Bak Barang Bekas, Cari Sensasi Ketimbang Subtansi

Dalam video yang beredar di akun Twitter, Ahmad Dhani menyebut kemungkinan munculnya Nasakom baru, yang dalamnya terdapat NU.

"Jadi, kita harus tahu benar sejarah bahwa NU dulu mendukung Nasakom. Banyak anak-anak NU meskipun yang sudah di PBNU nggak paham itu bahwa dulu yang dukung Nasakom bersama PKI dalam Komunisnya itu PKI, itu (kelompok agamanya) NU. Nah sekarang ini mereka sudah bergabung PDIP, NU, juga komunisnya," kata Dhani dalam video itu.




Berita Lainnya

Kompolnas : Jangan Nodai Pemilu 2019

20/04/2019 08:20 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA