Thursday, 21 Feb 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Ibu Kandung Biadab, Anak Gadisnya Direlakan Threesome Dengan Ayah Tiri Bejat

Indah Pratiwi - 07/02/2019 19:02

Beritacenter.COM - Kedua orang tua bejat dan biadab ini dilakukan oleh pasangan RT(43) dan Mir(39) yang mengajak anak gadisnya bersetubuh di rumahnya di kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Perbuatan itu diketahui setelah korban KN(15) mengadu ke ayah kandungnya bahwa telah disetubuhi bersama-sama dengan ibunya. Kasus itu lalu dilaporkan ke Polres Jaksel sehingga kedua tersangka ditangkap di rumahnya.

“Sudah lebih dari dua kali pelaku melakukan aksi bejatnya itu pada korban, Jadi, korban ini anak kandung si tersangka Mir. Dia cerai sudah 8 tahun dengan suami yang lama. Dan menikah lagi dengan RT sudah tiga tahunan,” ujarnya Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Ghalib Sinjaya, Kamis(7/2/2019).

Dalam pengakuan tersangka RT dan Mir kalau dia ingin melakukan sensasi threesome saat berhubungan badan. Ibunya Mir(39) lantas membolehkan dan menyuruh anaknya, KN menuruti kemauan bejat RT(43).

“Saat itu, korban diimingi bakal diberika uang Rp200 ribu dan akan dibelikan handohone oleh ayah tirinya,” tutur Kompol Andi Ghalib.

Awalnya, kata dia, korban menolak melakukan perbuatan aneh itu. Hanya saja ibundanya malah memaksanya. Alhasil, saat ibu korban tengah berada di kamar mandi, korban disuruh masuk ke dalam kamar mandi.

KN diancam tidak boleh menceritakan perbuatan itu ke siapapun “Di waktu berbeda, korban kembali disetubuhi oleh pelaku di hadapan ibunya, tapi ibunya hanya diam saja. Bahkan, sempat juga korban disetubuhi dihadapan anaknya (adik korban),” terangnya.

Korban yang sudah tidak merasa nyaman mengadu kepada ayah kandungnya, SI hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

Tersangka RT merupakan satpam di rumah sakit dan kedua tersangka dijerat pasal 76 huruf D Juncto pasal 81 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami bersama UPT Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga melakukan bimbingan konseling pada anak untuk memulihkan trauma ataupun hal yang berdampak negatif pada pertumbuhan anak. Sebab, korban ini sangat trauma atas kejadian itu dan malu,” katanya.




Berita Lainnya

Pura-pura Bisa Loloskan Jadi PNS, Ari Diciduk Polisi

21/02/2019 12:10 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA