Saturday, 16 Feb 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

DBD Sebabkan Satu Warga di Bekasi Meninggal, Dinkes Minta Penderita Patuhi Saran Dokter

Aisyah Isyana - 07/02/2019 16:15

Beritacenter.COM - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, kembali memakan korban. Kali ini, warga Kota Bekasi dilaporkan meninggal dunia akibat serangan DBD. Korban penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu diketahui merupakan warga Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang.

"Pasien yang meninggal karena memaksa pulang dari rumah sakit, padahal dokter belum mengizinkan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezi Syukrawat di Bekasi, Kamis (7/2/2019).

Baca juga:

Dezi mengimbau kepada masyarakat penderita DBD untuk untuk mematuhi imbauan dokter. Menurutnya, jika dokter menyarankan untuk dirawat lantaran belum benar-benar sembuh, para penderita yang didiagnosa DBD sebaiknya tetap bertahan dirawat di rumah sakit.

Menurutnya, penderita positif demam berdarah dengue di wilayah Bekasi sepanjang Januari terdapat 128 kasus. Dezi mengatakan, jumlah itu meningkat 150 persen dibandingkan Januari 2018. Terdapat 3 dari 12 kecamatan dengan kasus DBD tertinggi, yakni Jatiasih dengan 35 kasus, Mustikajaya 22 kasus, dan Jatisampurna dengan 13 kasus.

Guna menekan angka penderita penyakit demam berdarah, Dezi mengaku jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan agar warga rutin melakukan kerja bakti memberantas sarang nyamuk aedes aegypti.

"Pemberantasan sarang nyamuk merupakan upaya paling efektif mencegah timbulnya nyamuk aedes aegyti. Terutama genangan air, paling potensi dipakai nyamuk berkembang biak," ujar dia.

Terlepas dari hal itu, RSUD Kota Bekasi disebut masih memberikan perawatan terhadap 12 pasien demam berdarah. Mereka adalah ratusan pasien baik yang suspek maupun positif selama Januari hingga 7 Februari 2019.

"Ada lima anak dan tujuh orang dewasa," kata Kabid Keperawatan RSDU Kota Bekasi, Sudirman.




Berita Lainnya

4 Manfaat Buah Kiwi Yang Jarang Diketahui

09/02/2019 21:45 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA