Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Prabowo Sebut 25% APBN Bocor, Jokowi: Jangan Asal, Laporin Aja ke KPK

Fani Fadillah - 07/02/2019 13:53

Beritacenter.COM - Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut anggaran negara bocor hingga 25% per tahun, menanggapi hal itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Prabowo harus berbicara dengan data dan fakta.

Baca juga:

"Jangan asal," tegas Jokowi sembari menunjuk mulutnya usai menghadiri perayaan Imlek Nasional 2019 di Ji-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Calon Petahana itu pun langsung meminta Prabowo melaporkan tudingannya itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila memiliki bukti kebocoran anggaran negara.

Sehingga, tidak ada informasi yang simpang siur di masyarakat lantaran 25% APBN yang bocor merupakan uang yang besar.

"Kalau memang bocor sampai 25 persen laporin aja ke KPK. Duit gede banget itu," ujarnya.

Jokowi kemudian menyinggung tudingan Prabowo pada yang menyatakan adanya kebocoran anggaran negara sebanyak Rp7.200 triliun pada 2014 silam. "Dulu 2014 coba diingat-ingat, katanya bocor Rp7.200 triliun. sekarang itu bocornya kalau 25 persen itu berarti Rp500 triliun. Duitnya gede banget Rp500 triliun. Laporin ke KPK dengan bawa bukti-bukti dan bawa fakta-fakta," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Prabowo menyebut adanya kebocoran sebanyak 25% APBN pemerintah saat menghadiri acara HUT Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, di Mahaka Square, Jakarta Utara, Rabu 6 Februari 2019.

Prabowo mengaku pernyataan itu berdasarkan indikator-indikator dan ia sudah tulis dalam bukunya. Ia melihat, adanya kebocoran anggaran disebabkan penggelembungan dana di setiap proyek yang dikerjakan pemerintah.

"Saya hitung dan saya udah tulis di buku kebocoran dari anggaran rata-rata taksiran saya mungkin lebih sebetulnya 25 persen taksiran saya anggaran bocor," ujar Prabowo.




Berita Lainnya

Anggaraan TGUPP DKI Jakarta Diminta untuk Dihapuskan

05/12/2019 14:45 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA