Friday, 24 May 2019
Temukan Kami di :
Politik

Bukan Kandang Prabowo Lagi, PDIP: Figur Ma'ruf Amin Buat Wilayah Jabar Begeser ke Jokowi

2014 kan Golkar belum bergabung kemudian PPP belum bergabung, apalagi sekarang ada figur Kiai Haji Ma'ruf Amin sehingga kandang Pak Prabowo di Jawa Barat bergeser menjadi kandang Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin

Aisyah Isyana - 07/02/2019 09:53

Beritacenter.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali melakukan safari politik ke wilayah Jawa Barat. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut masyarakat Jabar saat ini mulai bergeser mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Hari ini kami akan lakukan safari politik yang ke-7 kembali ke Jawa Barat," kata Hasto kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

"Kita akan melihat keindahan panorama Jawa Barat dengan kekayaan kebudayaannya yang luar biasa, wisata kulinernya dan juga berbagai hal-hal sebagai ekspresi masyarakat Jawa Barat yang akan memberikan dukungan kepada Bapak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin," imbuhnya.

Baca juga :

Menurutnya, wilayah Jawa Barat sudah tak seperti saat Pemilu 2014 lalu. Hasto menilai, saat ini Jawa Barat sudah bukan kandang Prabowo lagi. Menurutnya, sosok Ma'ruf Amin membuat para pendukung Prabowo di Jabar mulai bergeser mendukung Jokowi.

"2014 kan Golkar belum bergabung kemudian PPP belum bergabung, apalagi sekarang ada figur Kiai Haji Ma'ruf Amin sehingga kandang Pak Prabowo di Jawa Barat bergeser menjadi kandang Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin," ucap Hasto.

Hari ini, Hasto rencananya akan melakukan safari politik bersama Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah dan Habib Sholeh Al Muhdar ke 5 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk safari politik kali ini, jelas Hasto, akan diisi dengan konsolidasi dan kunjungan ke masyarakat yang akan bersama memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Jabar.

"Intinya ini adalah integrasi safari politik untuk memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin dan sekaligus memperkuat konsolidasi PDIP Perjuangan bersama dengan Koalisi Indonesia kerja," jelas Hasto.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA