Sunday, 18 Aug 2019
Temukan Kami di :
Politik

Tak Melulu Main 'Halus', Jokowi: Yang Penting Kita Sampaikan Fakta, Data, Bukan Semburan Dusta

Ya masak suruh halus terus? Ya kadang-kadang kita kan bosan. Bolehlah keras-keras sedikit-sedikit tidak apa

Aisyah Isyana - 06/02/2019 09:53

Beritacenter.COM - Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) angkat suara soal alasannya belakangan ini menggunakan narasi yang terkesan menyerang lawan politiknya. Jokowi menilai, seseorang boleh sesekali bermain keras sedikit, tak melulu harus halus.

"Ya masak suruh halus terus? Ya kadang-kadang kita kan bosan. Bolehlah keras-keras sedikit-sedikit tidak apa," ujar Jokowi kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

Baca juga: 

Adapun serang keras Jokowi diantaranya seperti membantah Indonesia akan bubar dan punah, tak ingin menyamakan Indonesia dengan Haiti, hingga menyerang statement kubu Prabowo. Menurutnya, hal itu tak jadi masalah selama yang disampaikan merupakan fakta.

"Yang paling penting menyampaikan fakta, yang paling penting menyampaikan data, yang paling penting bukan menyampaikan semburan dusta, yang paling penting bukan menyampaikan semburan kebohongan, yang paling penting bukan menyampaikan semburan hoax," ujar Jokowi.

Sementara itu, Jokowi mengaku serangan itu diberikan guna memacu semangat kepada para pendukungnya. Dia menilai, militansi memang diperlukan dalam setiap pekerjaan.

"Ya tujuannya memberikan semangat kepada relawan yang dalam dua hari ini yang menyampaikan dukungan kepada kita. Memang perlu militansi dalam setiap kita bekerja," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan jika pernyataan yang menyerang kubu lawan memang diperlukan. Jokowi menilai, hal itu dilakukannya sebagai bentuk ofensip terhadap isu yang dialamatkan kepadanya. Untul itu, Jokowi mengaku tak bisa untuk terus diam.

"Ya kampanye kan perlu ofensif, masak kita 4 tahun suruh diam saja. Ya nggaklah. Jadi 4 tahun diam, masak suruh neruskan," kata Jokowi di kediaman Akbar Tandjung, Jl Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/2).




Berita Lainnya

CSIS Sentil Oposisi, Yang Bergabung Dengan Jokowi

16/08/2019 15:52 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA