Saturday, 23 Feb 2019
Temukan Kami di :
Internasional

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina Disebut Pasangan Suami Istri Asal Indonesia

Dewi Sari - 01/02/2019 20:00

Beritacenter.COM - Pasangan suami isteri asal Indonesia merupakan aktor dari serangan bom bunuh diri yang berada di gereja Katolik di Pulau Jolo. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ao.

Ao menuturkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (01/02) setelah militer memastikan bahwa pengebom bunuh diri yang merupakan "pasangan" menyerang gereja dan menyebabkan 22 orang meninggal dan 100 lainnya luka-luka.

"Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pembom bunuh diri Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia dan membawa pasangan ini ke gereja," kata Ao.

"Tujuan dari pasangan Indonesia ini adalah untuk memberi contoh dan mempengaruhi teroris Filipina untuk melakukan pemboman bunuh diri," tambahnya.

Ia juga mengatakan daerah, "Zamboanga, Davao, Cagayan de Oro merupakan sasaran ideal teroris."

Kepala Kepolisian Nasional Filipina Oscar Albayalde mengatakan, setidaknya 22 orang telah dilaporkan tewas, sementara 100 lainnya luka-luka.

Foto-foto dari sekitar lokasi kejadian telah banyak tersebar di media sosial, memperlihatkan korban dan puing-puing bangunan akibat ledakan.

Sejumlah korban tampak tergeletak di jalan di luar Katedral Our Lady of Mount Carmel, yang juga sempat diguncang ledakan bom sebelumnya.

Sebelumnya, kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Konsul Jendral Indonesia di Davao, Berlian Napitupulu, saat dihubungi BBC News Indonesia, mengatakan belum mendapatkan informasi tentang pasangan Indonesia yang disebutkan melakukan penyerangan itu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA