Sunday, 24 Feb 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Waspada DBD, 8 Orang Meninggal dan 658 Positif DBD di Sulsel

Aisyah Isyana - 01/02/2019 17:45

Beritacenter.COM - Wabah demam berdarah dengue (DBD) merambah ke wilayah Sulawesi Selatan. Tercatat, terdapat delapan orang meninggal dunia akibat DBD di Sulsel. Berdasarkan data hingga akhir Januari, terdapat 658 orang positif di Sulsel.

"Kalau kita melihat angkanya saat ini, kita sudah masuk pada tingkat waspada DBD karena angkanya ini terus meningkat dari ke hari. Data Posko DBD di Sulsel, sudah ada 658 kasus positif dan 327 suspek DBD, 8 meninggal dunia," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Bachtiar Baso, Jumat (1/2/2019).

Baca juga :

Wilayah Pangkep, jelas Bachtira, merupakan wilayah yang angka penderita DBD-nya tertinggi, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. Jumlah penderita positif DBD di Pangkep, tercatat mencapai 157 orang. Sementara yang suspect sebanyak 190 orang, 3 di antaranya meninggal dunia.

"Di Pangkep ini, DBD sebanyak 157 kasus, suspek 195, 3 orang meninggal. Sekarang yang masih dirawat di Rumah Sakit tersisa 9 pasien. Angka ini paling tinggi di Sulsel," lanjutnya.

Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel maupun Pangkep masih belum memberlakukan status Kondisi Luar Biasa (KLB) DBD sejauh ini. Upaya penekanan angka DBD masih terus dilakukan, meski penyebaran diperkirakan akan terus berlanjut hingga Maret mendatang.

"Kalau dari cuaca, ini masih ada 2 bulan ke depan, kita waspada. Kita belum tetapkan status KLB karena syaratnya belum yah. Baik itu dari korban jiwa yang harus 49 orang ataupun data terjadi selama 3 tahun berturut-turut," paparnya.

Pihak Dinas Kesehatan mengatakan sendiri belum bisa memastikan apakah penyebaran DBD ini ada kolerasinya dengan banjir yang melanda Sulsel. Pasalnya, ada beberapa wilayah yang terparah terdampak banjir, justru malah menjadi angka penderita DBD yang paling sedikit.

"Banjir kemarin kan hampir semua wilayah di Sulsel yah. Tapi ada kabupaten malah tidak ada laporan DBD-nya seperti di Pinrang. Nah yang parah banjirnya, misalnya di Makassar dan Gowa, malah jumlahnya sedikit yang DBD," sebutnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA