Wednesday, 13 Nov 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

"Ogah" Diajak Rujuk Suami, Istri Ditikam Pisau Hingga Bersimbah Darah

Indah Pratiwi Budi - 30/01/2019 09:41

Beritacenter.COM- Kasus KDRT yang dilakukan suami Wid (38) kepada istrinya Siti (35) , masih terkendala oleh hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Kepala Unit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Sujino, menjelaskan, saat ini pelaku masih menjalani perawatan di RSJ karena diduga mengalami gangguan jiwa.

Sebelumnya, pelaku sudah menjalani perawatan selama 10 hari di RSJ, namun pihak keluarga pelaku meminta untuk dilakukan perawatan lanjutan.

"Saat ini masih di sana, dirawat di RSJ. Habis observasi, terus diminta keluarga (pelaku) untuk pengobatan lanjutan. Dari segi jasmani sehat, tapi dari segi rohaninya kan masih dalam perawatan di RSJ,” ujar Iptu Sujino, Selasa (29/01/2019) siang.

Baca Juga :

Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut, didapat keterangan bahwa kasus tersebut bermula ketika Wid menjemput sang anak yang masih duduk di sekolah dasar di Baleharjo, Kecamatan Wonosari. Padahal biasanya yang menjemput adalah Siti.

Karena tidak menjumpai sang anak di sekolahnya, Siti pun mencarinya ke rumah Wid di Padukuhan Jetis, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Saat itu status perkawinan Wid dan Siti sedang pisah ranjang.

Ketika Siti hendak membawa pulang sang anak ke rumahnya di Baleharjo, Wid menahan dengan alasan masih kangen dengan anak dan istrinya.

Wid pun sempat meminta rujuk kepada Siti, namun Siti menolak sebelum Wid memiliki pekerjaan tetap. Karena emosi permintaannya ditolak, Wid naik pitam dan nekat menikam leher sang istri.

"Istrinya mau pulang, tapi sama suaminya nggak boleh, katanya masih kangen,” tambah Iptu Sujino.

Sementara itu, pihak keluarga korban tetap meminta supaya kasus KDRT tersebut terus dilanjutkan melalui jalur hukum.

"Kalau dari pihak keluarga korban tetap menuntut. Sekarang korban sudah membaik, tapi belum sempurna. Tapi untuk dimintai keterangan sudah bisa,” pungkas Iptu Sujino.




Berita Lainnya

Densus 88 Ringkus Terduga Perakit BOM di Depok

13/11/2019 17:31 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA