Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Kubu Prabowo Protes Soal Jan Ethes, Hasto: Gampang, Prabowo Bawa Aja Anaknya, Selesai!

Gampang aja, kalau mereka protes (soal Jan Ethes) bawa aja anaknya Pak Prabowo. Selesai. Bawa istrinya Pak Prabowo. Selesai

Aisyah Isyana - 29/01/2019 18:23

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menuding kubu Jokowi telah melibatkan anak dalam kampanye. Hal itu dilontarkan Hidayat lantaran menilai kubu capres nomor urut 01, menganggap Jan Ethes sebagai keunggulan petahana Jokowi.

Menanggapi tudingan Hidayat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut jika hal itu bukanlah sesuatu yang rumit. Dia menilai, jika kubu BPN merasa terancam dengan keberadaan Jan Ethes, kubu Prabowo tinggal ikut membawa serta keluarganya saja.

"Gampang aja, kalau mereka protes (soal Jan Ethes) bawa aja anaknya Pak Prabowo. Selesai. Bawa istrinya Pak Prabowo. Selesai," sebut Hasto di Gedung Redme Official Store PDIP, Jalan HOS Cokroaminoto No 113, Menteng, Jakarta Pusat Selasa (29/1/2019).

Baca juga :

Untuk diketahui, polemik kubu Prabowo yang mempersoalkan Jan Ethes ini bermula saat Ketua Tim Cakra 19, tim relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Andi Widjajanto, menyebut Jan Ethes sebagai keunggulan capres petahana di Pilpres 2019.

Andi menilai, kedekatan Jokowi dan Jan Ethes menjadi salah satu kekuatan bagi kubu 01 dalam pertarungan di media sosial. Interiaksi keduanya yang menarik dan humanis kerap menjadi bahan cerita dan pemberitaan yang viral di media sosial.

"Kekuatan kita karena kita mampu main politik dari serius hingga receh. Misalnya kayak tadi 'mulai dari gue'. Kita bisa memakai substansi yang sangat mendalam, tapi kita juga bisa sangat baik memviralkan seorang Jan Ethes yang di sana nggak ada," ujar Andi.

"Ini grafis-grafis yang kita unggul yang mereka nggak punya. Bener-bener mereka nggak punya. Pak Jokowi main bom-bom car sama Ethes aja viralnya luar biasa, ada Pak Jokowi naik motor, Pak Jokowi lawan Thanos," imbuhnya, sembari memperlihatkan data-data yang didapatkan dari hasil survei internal.

Sebelunya, HNW mempertanyakan komentar Ketua Tim Cakra 19, salah satu tim relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Andi Widjajanto, yang menyebut Jan Ethes sebagai salah satu keunggulan capres petahana itu di Pilpres 2019.

"Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg 'Artis' ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulis HNW, melalui akun Twitter-nya, Sabtu (26/1).

Tudingan HNW itu sempat mendapat kritikan dari politikus PSI Guntur Romli. Menurutnya, keluarga Jokowi adalah panutan keluarga Indonesia. Sebab, Jokowi mampu menunjukkan kehangatan dan keharmonisan keluarga. Berbeda dengan kubu Prabowo yang dianggapnya hanya sirik saja.

"Kubu Prabowo-Sandi juga sirik, Prabowo tidak punya cucu yang menggemaskan seperti Jan Ethes, Pak Jokowi menjadi simbol keluarga yang harmonis, kemesraan bapak, ibu, anak, menantu, dan cucu, ini keluarga sakinah yang bisa menjadi panutan keluarga Indonesia," ujarnya.

Guntur Romli juga membantah tudingan bahwa Jan Ethes digunakan sebagai alat kampanye Jokowi. Menurutnya, justeru PKS yang sering melibatkan anak-anak dalam berbagai kampanye.

"Jan Ethes tidak hadir dalam acara kampanye, tidak seperti kebiasaan PKS yang acara kampanye di lapangan pun anak-anak dibawa-bawa. Jan Ethes itu simbol harmoni keluarga Indonesia," sebut Guntur Romli.

"Hubungan Jokowi dan Jan Ethes adalah kemesraan kakek dan cucu. Di Amerika Serikat saja, kekuatan keluarga calon presiden menjadi salah satu alasan untuk memilih. Sederhana saja... kalau memimpin keluarga saja gagal, bagaimana mau memimpin negara?" imbuh dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA